Senin, 12 Juni 2017

Masih Banyak Generasi Muda yang Tak Mengenal Pancasila

Banyuwangi, IMNU Tegal

Generasi muda saat ini banyak yang tak lagi mengenal Pancasila. Tidak hanya dalam hal isi dan tujuan, bahkan sejarah bagaimana Pancasila terbentuk dan siapa saja yang terlibat banyak belum banyak yang mengetahui.

Demikian disampaikan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Banyuwangi Yahya Muzakki. Karenanya, ia menyambut baik terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) yang menetapkan tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila.

Masih Banyak Generasi Muda yang Tak Mengenal Pancasila (Sumber Gambar : Nu Online)
Masih Banyak Generasi Muda yang Tak Mengenal Pancasila (Sumber Gambar : Nu Online)

Masih Banyak Generasi Muda yang Tak Mengenal Pancasila

“Penetapan ini merupakan momentum penting bagi generasi muda untuk mengenal Pancasila,” ujarnya usai memimpin upacara pembacaan teks Pancasila di halaman depan basecamp IPNU Banyuwangi, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, pada Rabu (1/6) siang.

IMNU Tegal

Selain upacara pembacaan teks Pancasila, acara peringatan tersebut juga dilanjutkan dengan diskusi tentang Pancasila bagi generasi muda. Problematika penyimpangan perilaku hukum dan radikalisme yang saat ini menjangkiti para pemuda maupun pelajar karena lemahnya pemahaman akan Pancasila.

Data dari Lembaga Kajian Islam dan Perdamaian (LaKip) pada 2010 mengungkapkan, hampir 50 persen pelajar menyutujui tindakan radikal. Tidak hanya itu, data tersebut juga mengungkapkan 25 persen pelajar dan 21 persen menganggap Pancasila tidak lagi relevan. “Tentu ini preseden buruk bagi masa depan Pancasila bagi generasi muda,” papar Barur Rohim yang memimpin diskusi.

IMNU Tegal

“Sebagai generasi muda yang mengakui bahwa Pancasila sebagai asas tunggal dalam kehidupan bernegara sudah sepatutnya kita menjadi garda depan dalam memahami, mengamalkan dan mempertahankan Pancasila,” lanjut Rohim.

Penetapan 1 Juni sendiri sebagai hari lahir Pancasila berangkat dari peristiwa 1 Juni 1945 ketika Ir. Soekarno pada saat sidang Badan Penyelidikan Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Pada saat itu, dihadapan para peserta sidang, Bung Karno memapaparkan untuk pertama kalinya konsep Pancasila sebagai ideologi Negara Indonesia. “Pancaasila menurut Soekarno adalah philosofische grondslag, sebagai dasar filosofis Indonesia Merdeka,” pungkas Rohim. (Anang Lukman Afandi/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal Tegal, Berita IMNU Tegal

IMNU - Internet Marketer Nahdlatul Ulama Tegal.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs IMNU Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik IMNU Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan IMNU Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock