Minggu, 29 Oktober 2017

Begini Cara Meraih Kebangkitan Peradaban Islam Nusantara

Tangerang Selatan, IMNU Tegal. Peneliti Islam Nusantara, Ahmad Ginanjar Sya’ban mengatakan, kebangkitan peradaban Islam Nusantara bisa diraih kalau karya-karya ulama Nusantara terus digali dan dikembangkan. Bahkan, ia menegaskan, adalah hal yang mustahil bagi kebangkitan peradaban Islam Nusantara kalau seandainya mata rantai keilmuan para ulamanya tersebut terputus.

“Pemikirannya, sanadnya, segala rupanya, tradisinya terhadap ulama-ulama terdahulu,” kata Ginanjar saat mengisi diskusi bertemakan Mengenal Syaikh Abdul Haq Al-Bantani Al-Makki di Islam Nusantara Center Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (26/8).

Begini Cara Meraih Kebangkitan Peradaban Islam Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)
Begini Cara Meraih Kebangkitan Peradaban Islam Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)

Begini Cara Meraih Kebangkitan Peradaban Islam Nusantara

Mengutip apa yang disampaikan oleh Malik Bennabi, Ginanjar menyatakan bahwa syarat pertama yang harus dilakukan oleh suatu bangsa jika mereka ingin bangkit adalah dengan menyambungkan jatidiri atau identitasnya dengan warisan pemikiran daripada para pendahulunya.

“Kalau itu tidak dilakukan, maka kebangkitan tidak akan bisa dilakukan,” tegasnya.

IMNU Tegal

Ia menyitir bahwa siapa saja yang tidak memiliki atau tidak bisa mengakses masa lalunya, maka mereka sebenarnya tidak eksis pada saat ini. Sedangkan jika tidak memiliki masa sekarang, maka mereka juga tidak memiliki masa depan.

Oleh sebab itu, imbuhnya, para pemikir Eropa juga melakukan hal yang sama pada masa kebangkita mereka pada abad pertengahan dulu.

IMNU Tegal

Yaitu mereka menyambungkan jatidirinya dengan warisan-warisan pemikiran masa lalunya seperti pemikiran Yunani. Lalu, hal itu dikontekstualisasikan sehingga bisa diserap oleh generasi saat ini.

“Anak-anak Eropa masa kebangkitan mereka pasti tahu siapa pemikir Eropa pada masa skolastik, siapa pemikir Eropa pada masa Yunani, dan seterusnya,” urainya.

Begitupun dengan wacana kebangkita peradaban Islam Nusantara, ia menuturkan, itu adalah hal yang sulit direalisasikan apabila warisan-warisan pemikiran ulama Nusantara dahulu tidak diakses, dikontekstualisasikan, dan dikreasikan kembali sehingga sesuai dengan masakini dan masa depan. (Muchlishon Rochmat/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal RMI NU, Daerah, Halaqoh IMNU Tegal

IMNU - Internet Marketer Nahdlatul Ulama Tegal.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs IMNU Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik IMNU Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan IMNU Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock