Bojonegoro, IMNU Tegal. Puluhan aktivis PMII Bojonegoro yang berdemonstrasi meminta pertanggungjawaban perihal kebocoran dan kecurangan penyelenggaran Ujian Nasional dikecewakan, Kamis (8/5). Permintaan mereka untuk bertemu langsung dengan Kepala Dinas Pendidikan Daerah Bojonegoro Khusnul Huluq, tidak terpenuhi.
| Aktivis PMII Minta Kepala Disdikda Bojonegoro Tanggung Jawab Kasus UN (Sumber Gambar : Nu Online) |
Aktivis PMII Minta Kepala Disdikda Bojonegoro Tanggung Jawab Kasus UN
Setelah berorasi dan melakukan aksi teaterikal yang menampilkan tokoh siswa, guru, dan joki UN di depan gedung Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro, para peserta aksi meminta bertemu dengan Khusnul Huluq. Tetapi ternyata mereka hanya ditemui oleh Kabid ketenagaan Disdikda Muh Kuzaini."Tidak kompeten itu, tinggalkan saja," teriak salah seorang aktivis.
IMNU Tegal
Hanya beberapa menit saja, Kuzaini memberikan penjelasan kepada puluhan mahasiswa peserta aksi. Karena kecewa tidak bertemu orang nomor satu, mereka akhirnya meninggalkan kantor Disdikda menuju gedung DPRD Bojonegoro.IMNU Tegal
Sementara itu, Kuzaini di depan para pendemo memberikan penjelasan terkait kurikulum 2013 yang akan segera diterapkan. "Tahun ini kurikulum baru, tahun 2013 akan dimulai," terangnya. (M Yazid/Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id
IMNU Tegal Lomba, News IMNU Tegal
