Jakarta, IMNU Tegal. Salah satu agenda dari global peace festival yang sudah berjalan adalah power of rupiah, sebuah kampanye untuk menumbuhkembangkan semangat memberi, ikhlas menolong sesama dan kepedulian dalam diri anak-anak dan kaum muda Indonesia.
Dalam program ini, panitia menyediakan sebuah kotak yang setiap harinya diharapkan dapat diisi oleh sebuah koin yang nantinya akan menjadi tiket masuk pada puncak acara global peace festival di gelora Bung Karno, Ahad 17 Oktober mendatang.
| Power of Rupiah, Berdayakan Anak untuk Bantu Kemiskinan (Sumber Gambar : Nu Online) |
Power of Rupiah, Berdayakan Anak untuk Bantu Kemiskinan
Ketua Panitia Global Peace Festival Slamet Effendy Yusuf menargetkan mampu mengumpulkna sekitar 50 ribu pelajar dan mahasiswa dalam pengumpulan koin power of rupiah ini.IMNU Tegal
“Power of Rupiah tidak bermaksud mengumpulkan uang milyaran rupiah, tetapi lebih kepada memberdayakan jutaan anak,” katanya.IMNU Tegal
Ditambahkannya, program Power of Rupiah mempromosikan budaya melayani dan makna hidup ini berarti untuk orang lain, khususnya membantu menolong anak Indonesia yang kurang beruntung.“Power of Rupiah” menyatukan upaya bersama secara berkelanjutan melalui sekolah dari taman kanak-kanak hingga perguruang tinggi.
Ia menjelaskan, saat ini terdapat 32 juta anak Indonesia hdiup dalam keluarga sangat miskin, 13 juta diantaranya menderita kekurangan gizi serta lebih dari 300 ribu merupakan anak jalanan.
“Banyak sekali orang yang tidak mampu menaikkan kelas sosial mereka dari lower class ke kelas yang lebih atas karena mereka tidak mampu mendidik anaknya. (mkf)Dari Nu Online: nu.or.id
IMNU Tegal Sholawat IMNU Tegal
