Senin, 08 Januari 2018

Buku Jaringan Al-Qaeda Dibedah di UIN Jakarta

Jakarta, IMNU Tegal. Buku ? “Al Qaeda: Kajian Sosial Politik, Ideologi dan Sepak Terjangnya” karangan Wakil Ketua Umum PBNU H As’ad Said Ali dibedah di kampus UIN Jakarta, Senin (26/1). Hadir dalam bedah buku itu sejumlah pakar dan pengamat terorisme antara lain Rumadi Ahmad, Cholil Nafis, Asep Kususanto, dan Zainul Milal Bizawi.

Buku Al Qaeda" itu antara lain mengungkapkan bahwa setelah Osama tewas pada Mei 2011, Al Qaeda tidak ikut hancur dan mati. Setelah kematian Osama kaum jihadis kini menemukan medan jihad baru di Syria, Iraq, dan kawasan Afrika. Bahkan telah lahir ISIS/ISIL (The Islamic State? of Iraq and the Levant).

Buku Jaringan Al-Qaeda Dibedah di UIN Jakarta (Sumber Gambar : Nu Online)
Buku Jaringan Al-Qaeda Dibedah di UIN Jakarta (Sumber Gambar : Nu Online)

Buku Jaringan Al-Qaeda Dibedah di UIN Jakarta

Sekretaris Kajian Timur Tengah Pascasarjana Universitas Indonesia Cholil Nafis dalam bedah buku itu mengingatkan, penanganan terorisme di Indonesia dan dunia tidak cukup dengan menangkap dan mengadili para teroris. “Tidak cukup sekedar mengatasi teorisnya, tetapi juga yang terpenting adalah ‘isme’-nya,” katanya.

Menurutnya, persolan “isme” atau ideologi yang mendorong orang untuk melakukan aksi teror itu yang perlu diatasi. Para pelaku teror dan pihak-pihak yang merekrut para calon ? ‘pengantin’ yang akan menjalankan aksi teror selalu mengaitkan aksi yang mereka lakukan dengan spirit agama Islam.

Dalam kesempatan itu ia menyesalkan tayangan penggerebekan kelompok teroris oleh pihak kepolisian yang disiarkan di stasiun televisi swasta beberapa waktu lalu. Menurutnya, penggerebekan semacam itu tidak layak menjadi tontotan masyarakat,

IMNU Tegal

“Lembaga penyiaran perlu memperhatikan mana yang layak ditayangkan dan mana yang tidak. Penayangan itu menyebabkan masyarakat menjadi imun. Masyarakat menganggap terorisme sebagai tontonan biasa,” kata Cholil yang juga Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Dikatakan, MUI senantiasa mengingatkan kepada masyarakat bahwa ideologi Islam yang diusung oleh para teroris hanyalah merupakan alat pembenar untuk melakukan berbagai tindak kejahatan terorisme.

IMNU Tegal

Dekan Fakultas Ushuludin UIN Jakarta Prof Dr Masri Mansoer saat memberikan pengantar mengatakan, diskusi buku “Al Qaeda” itu memberikan pesan kepada para mahasiswa untuk berhati-hati dalam memilih organisasi kemahasiswaan agar tidak terjebak dalam jaringan terorisme internasional. (Musthofa Asrori/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal Ulama IMNU Tegal

IMNU - Internet Marketer Nahdlatul Ulama Tegal.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs IMNU Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik IMNU Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan IMNU Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock