Senin, 03 Agustus 2015

Dakwah dengan Merangkul Akan Lebih Berhasil

Bangil, IMNU Tegal



Dalam rangka pembekalan aswaja dan metode mendakwahkannya, Pesantren Darul Lughoh wad Dawah Pasuruan pimpinan Habib Zein Baharun mengadakan Seminar dengan dua tema, yang berlangsung dua malam, Sabtu (13/05), tema Pengaplikasian Maqasid Syariah dengan pemateri KH Muhib Aman Aly, ? Syuriyah PWNU Jawa Timur, dan Ahad malam (14/05) tema Peran Santri dalam Membentengi Aswaja dengan pemateri Ustadz Fathul Munif, selaku pembina pesantren dan Ustadz Yusuf Suharto dari Aswaja NU Center.

Ustadz Fathul Munif berbicara menekankan peran santri dan posisinya harus semestinya meneladani metode dakwah para ulama dan habaib yang santun dan merangkul.

Dakwah dengan Merangkul Akan Lebih Berhasil (Sumber Gambar : Nu Online)
Dakwah dengan Merangkul Akan Lebih Berhasil (Sumber Gambar : Nu Online)

Dakwah dengan Merangkul Akan Lebih Berhasil

"Habib Hasan itu dekat dengan siapa saja, bahkan dengan pejabat pemerintahan. Beliau merangkul semua, dan mampu mewarnai.

"Dalam berdakwah kita jangan membuat lari orang yang diajak. Kita harus memakai jalan hikmah, dan merangkul. Jangan membuat putus asa," ujarnya di hadapan sekitar empat ribu santri yang memadati Masjid Baytul Ghofar, Pesantren Darul Lughoh wad Dawah, Pasuruan.

IMNU Tegal

Sementara Yusuf Suharto di samping membahas metode berislam para ulama juga mengurai sejarah dan metode berpikir Ahlussunnah wal Jamaah.

"Sayyidina Hasan, putra Sayyidina Ali dan cucu Rasulullah adalah sosok yang lembut. Beliau bahkan merelakan kekhalifahan yang dipegang beliau selama enam bulan diserahkan kepada Muawiyah. Beliau ingin menyatukan umat Islam tanpa ada pertumpahan darah. Di masa ini dikenal Ammul Jamaah, tahun konsolidasi atau persatuan," ujar salah satu narasumber Kajian Aswaja di TV 9 ini.

"Inilah yang mesti diteladani. Jadi, para ulama itu beraswaja itu lengkap. Kita mewarisi ilmunya, dan akhlaknya."

"Perbedaan itu jika di wilayah politik dan fikih adalah sah-sah saja. Sebagai santri yang tugas utamanya belajar, jadi jangan terjebak pada perbedaan-perbedaan ini. Dan jika ada sesuatu yang membingungkan hendaklah bertanya kepada para ustadz dan ulama."

IMNU Tegal

Menjawab pertanyaan salah seorang santri bagaimana cara mengajak teman agar ikut menyemarakkan Islam. Penulis buku Khazanah Aswaja ini memberi tips.

"Kita bisa memakai baju seperti baju mereka, atau bisa juga tetap memakai baju santri, tapi kaedahnya adalah berkomunikasilah dengan menyesuaikan akal mereka, sesuai dengan kallimun nasa bi qodri uqulihim," ujarnya.

Acara ini dikoordinasi oleh BEM Institut Islam Darul Lughoh Wad Dawah Bangil dalam rangka pembekalan santri sebelum liburan. Red: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal Santri, Ubudiyah IMNU Tegal

IMNU - Internet Marketer Nahdlatul Ulama Tegal.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs IMNU Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik IMNU Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan IMNU Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock