Jember, IMNU Tegal. Katib Syuriyah NU Jember, Harisudin menyatakan pentingnya generasi Qur’ani di tengah-tengah masyarakat. Menurut dosen Pascasarjana IAIN Jember tersebut, umat Islam perlu menyiapkan generasi Qur’ani, yaitu generasi anak-anak yang mencintai Al-Qur’an.?
“Kita ini diperintahkan untuk mendidik anak-anak kita dengan membaca Al-Qur’an (tilawatul qur’an). Membaca Al-Qur’an ini akan lebih cepat dilakukan jika anak-anak sudah mencintai Al-Qur’an. Karena kita dukung syiar Islam dalam bentuk apapun agar anak-anak kita menjadi senang dan cinta pada kitab suci Al-Qur’an ini,” kata Harisudin di hadapan peserta Haflatul Imtihan, TPQ al-Hamid Tanggul Wetan Jember, Sabtu, (28/5).
Harisudin menekankan anak-anak yang bisa membaca Al-Qur’an ? akan menjadi aset orang tua. “Anak-anak ini adalah aset kita. Nanti kelak di hari kiamat, anak-anak ini akan menyelamatkan orangtuanya jika orangtuanya berada di neraka. Maka, kita sebagai orangtua, jangan pernah berhitung dengan pengeluaran untuk mendidik agama anak-anak tersebut. Jangan sampai modal untuk sekolah umum lebih mahal daripada modal untuk pendidikan agama anak,” tukas Harisudin yang juga Wakil Ketua PW LTN NU Jawa Timur tersebut.?
| Katib Syuriyah NU Jember: Generasi Qurani Aset Terbesar Orangtua (Sumber Gambar : Nu Online) |
Katib Syuriyah NU Jember: Generasi Qurani Aset Terbesar Orangtua
Harisudin juga mengingatkan kepada wali murid untuk terus mengarahkan anak-anaknya dalam proses belajar."Anak-anak kita harus dididik lebih tinggi. Jangan kalau sudah selesai belajar Al-Qur’an terus berhenti, tapi harus ditindaklanjuti dengan belajar agama Islam yang lain. Membaca Al-Qur’an harus diteruskan belajar ilmu tafsir, ilmu asbabun nuzul, ilmu balaghah, ilmu bayan, dan sebagainya. Karena itu, anak-anak kita ini harus terus belajar. Syukur-syukur diteruskan ke pondok pesantren, ” kata pengasuh Ponpes Darul Hikam Mangli Jember ini mengakhiri ceramahnya. (Anwari/Zunus)?
