Jakarta, IMNU Tegal - Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma’ruf Amin mengatakan, pesantren memiliki tugas yang menyeluruh. Pesantren tidak hanya bertanggung jawab memberikan pengajaran tentang keislaman tetapi juga memberdayakan umat.
“Pesantren memiliki tugas paripurna. Tugas utamanya adalah i’dadul mufaqqihin dan rijalul ishlah,” kata Kiai Ma’ruf saat memberikan cermah dalam acara seminar dan rapat kerja bertemakan Peran Pesantren untuk Penguatan Ekonomi Umat yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pesantren Nahdlatul (RMI NU) di Lantai 8 Gedung PBNU Jakarta, Kamis (27/4).
| Kiai Ma’ruf Amin: Tugas Pesantren Juga Berdayakan Umat (Sumber Gambar : Nu Online) |
Kiai Ma’ruf Amin: Tugas Pesantren Juga Berdayakan Umat
Selain itu, Kiai Ma’ruf menjelaskan, tugas pesantren juga adalah memberdayakan ekonomi umat. Menurutnya, sekarang adalah momentum yang tepat bagi pesantren untuk ikut andil dalam mengembangkan ekonomi Indonesia.IMNU Tegal
“Sekarang ini momentumnya tepat sekali. Kebijakan pemerintah sangat bagus sekali seperti pendistribusian tanah,” jelasnya.IMNU Tegal
Terkait kebijakan pemerintah itu, Kiai lulusan Pesantren Tebuireng ini mendorong pesantren untuk berbenah dan menyiapkan diri. Ia mewanti-wanti agar jangan sampai kesempatan tersebut terlewatkan oleh pesantren.Ia mengaku sudah meminta presiden untuk melibatkan umat Islam dalam pengembangan ekonomi nasional. “Jangan sampai saya ngerok. Presiden sudah siap tetapi kita belum siap. Maka kita tidak akan dapat apa-apa,” urainya.
Menurut Kiai Ma’ruf, masing-masing pesantren harus bisa memetakan diri terkait dengan model ekonomi seperti apa yang akan dikembangkan. “Kita harus benar-benar bisa memetakan. Mau bikin gerai, kita bisa kerja sama dengan Carrefour,” jelasnya.
“Kita harus punya inisiatif dan kreatifitas,” lanjut kiai yang juga menjabat Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia.
Kiai Ma’ruf menilai, umat Islam adalah bangsa terbesar di negara ini. Jika umatnya kuat maka bangsa Indonesia juga kuat. “Tetapi jika bangsanya lemah, maka bangsanya juga lemah. Menjadi kewajiban pemerintah untuk menguatkan umat,” tukasnya. (Muchlishon Rochmat/Alhafiz K)
Dari Nu Online: nu.or.id
IMNU Tegal Humor Islam IMNU Tegal
