Tampilkan postingan dengan label Humor Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Humor Islam. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Maret 2018

Festival Hadrah MWCNU Bayat Diagendakan Setiap Tahun

Klaten, IMNU Tegal

Sabtu (16/12) pagi, Masjid Golo Komplek Makam Sunan Pandanaran terlihat ramai. Ibu-ibu, bapak-bapak, para remaja, serta anak-anak kompak menghadiri Festival Hadrah Kecamatan Bayat.

Begitu penampilan kelompok hadrah mulai beraksi, kemeriahan itu sekaligus berpadu dengan kekhusyukan hadirin, hingga suasana khidmat tersirat di sana.

Festival Hadrah MWCNU Bayat Diagendakan Setiap Tahun (Sumber Gambar : Nu Online)
Festival Hadrah MWCNU Bayat Diagendakan Setiap Tahun (Sumber Gambar : Nu Online)

Festival Hadrah MWCNU Bayat Diagendakan Setiap Tahun

Pada acara yang dimulai pukul 08.00 WIB itu, peserta setiap kelompok hadrah tidak dibatasi. Siapa pun boleh mengikuti acara ini dengan catatan tidak boleh merangkap menjadi anggota di grup lain.

Setiap peserta menampilkan dua lagu, yaitu wajib dan pilihan. Lagu wajib adalah Mars Syubanul Wathan, dan lagu pilihannya dibebaskan. 

Festival hadrah ini mendapat sambutan meriah, terbukti dengan banyaknya peserta yang mengikuti.

IMNU Tegal

"Alhamdulillah, ada 17 peserta yang mengikutinya. (Mereka) dari Bayat dan beberapa daerah di sekitarnya," jelas Ketua Panitia, Sunaryo.

IMNU Tegal

Setiap peserta menampilkan dua lagu, yaitu wajib dan pilihan. Lagu wajib adalah Mars Syubanul Wathan, dan lagu pilihannya dibebaskan. 

Diprakarsai MWCNU Bayat, didukung oleh GP Ansor Bayat, Muslimat NU Bayat, Fatayat NU Bayat, dan Pagar Nusa NU Bayat, festival diadakan untuk memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Dan memperkuat silaturahim, khususnya antar warga NU di Bayat,” kata Ketua Tanfidziyah MWC NU Bayat, Sagino.

Festival Hadrah Kecamatan Bayat direncanakan akan diselenggarakan setiap tahun. (Minardi Kusuma/Kendi Setiawan) 

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal Nusantara, Humor Islam IMNU Tegal

Senin, 05 Februari 2018

Pergunu Jabar-Irsyad Trust Limited Singapore Selenggarakan Instructional Mastery

Sukabumi, IMNU Tegal. Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Jawa Barat menjalin kerjasama dengan Irsyad Trust Limited Singapore melaksanakan kegiatan pelatihan Instructional Mastery (IM). ? Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, (20-22/7) di Pondok Pesantren Assamsyuriah dan diikuti 50 peserta guru-guru NU se-Kabupaten Sukabumi.

Sekretaris PERGUNU Jawa Barat, Saepuloh menyampaikan bahwa Pergunu merupakan organisasi profesi guru di bawah Nahdlatul Ulama yang berperan dalam meningkatkan kompetensi profesional, pendagogi, kepribadian, sosial serta Aswaja dan Ke-NU-an guru-guru NU.?

"PERGUNU bukan hanya mengembangkan dan meningkatkan kompetensi profesional, pendagogik, sosial, dan kepribadian guru, melainkan pergunu udah harus meningkatkan kompetensi Aswaja dan Ke-NUan guru-guru NU" tutur Saepuloh

Pergunu Jabar-Irsyad Trust Limited Singapore Selenggarakan Instructional Mastery (Sumber Gambar : Nu Online)
Pergunu Jabar-Irsyad Trust Limited Singapore Selenggarakan Instructional Mastery (Sumber Gambar : Nu Online)

Pergunu Jabar-Irsyad Trust Limited Singapore Selenggarakan Instructional Mastery

Lebih lanjut Saepuloh menyampaikan kerjasama dengan Irsyad Trust Limited Singapore ini juga merupakan bagian dari program Pergunu Jawa Barat dalam upaya peningkatan SDM guru-guru NU.?

"Kegiatan kerjasama dengan Irsyad Trust Limited Singapore ini diselenggarakan bukan hanya di Kabupaten Sukabumi, melainkan akan diselenggarakan juga di empat kabupaten/kota lainnya, yaitu Kabupaten Cianjur, ? Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat dan Kuningan," tutur Saepuloh.

Sementara itu, Hafidz Othman direktur Program Kerjasama dari Irsyad Trust Limited Singapore mengatakan bahwa kegiatan kerjasama pelatihan bagi guru-guru NU sebenarnya sudah dilaksanakan lebih dulu dengan LP Maarif DKI Jakarta selama delapan bulan dan masih berlanjut sampai sekarang.?

IMNU Tegal

"Kegiatan pelatihan ini, sudah dilaksanakan lebih dulu kerjasama dengan LP Maarif DKI selama delapan bulan dan masih berlanjut sampai sekarang. Dan bukan hanya itu, kegiatan ini juga telah dilaksanakan di Thailand, Kamboja, Filipina dan China," tutur Hafidz.

Sementara itu, Bupati Sukabumi yang diwakili Kabag Sosial Keagamaan mengatakan bahwa program PERGUNU Jawa Barat ini sangat membantu dalam ? mewujudkan visi misi kab sukabumi yang religius dan mandiri, karena visi dan misi tersebut bisa tercapai manakala pendidikannya ? berbasis keagamaan.

"Pemda Kabupaten Sukabumi ? menyambut baik kegiatan ini, dan ini juga harus disambut pula oleh peserta dengan baik agar kualitas setelah pelatihan bisa meningkat dan bermanfaat bagi daerah setempat," tutur Unang

Kegiatan pelatihan tersebut akan dilanjutkan pada 3-5 Agustus 2017 mendatang. Instruktur kegiatan pelatihan semuanya dari Irsyad Trust Limited Singapore, Kamshari dan Madam Zainab. (Awis/Zunus)

IMNU Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal Nasional, Humor Islam, Tegal IMNU Tegal

Rabu, 24 Januari 2018

Doa Keluar Rumah

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Doa Keluar Rumah (Sumber Gambar : Nu Online)
Doa Keluar Rumah (Sumber Gambar : Nu Online)

Doa Keluar Rumah

Bismillâhi tawakkaltu ‘alallâhi wa lâ haula wa lâ quwwata illâ billâhil ‘aliyyil ‘adhîm

“Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah.”

IMNU Tegal

Dalam versi lain:

IMNU Tegal

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Bismillâhi tawakkaltu ‘alallâhi, allâhumma innî a‘ûdzu bika an adlilla au udlalla, au azilla au uzalla, au adhlima au udhlama, au ajhala au yujhala ‘alayya



“Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Ya Allah, aku berlindung dari berbuat sesat atau disesatkan, dari tergelincir atau digelincirkan, dari buat zalim atau dizalimi, dari kebodohan atau dibodohi."

(Lihat: Muhyiddin Abi Zakariya Yahya ibn Syaraf an-Nawawi, Al-Adzkâr, Penerbit Al-Hidayah, Surabaya)

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal Humor Islam IMNU Tegal

Jumat, 19 Januari 2018

Buka Program Studi Umum, UNU NTB Harapan Baru

Mataram, IMNU Tegal. Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Nusa Tenggara Barat menggelar lalilatul ijitma’ ke 40 di aula Kantor PWNU NTB Jalan Pendidikan Nomor 6 Kota Mataram pada Jumat malam (4/9).

Buka Program Studi Umum, UNU NTB Harapan Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
Buka Program Studi Umum, UNU NTB Harapan Baru (Sumber Gambar : Nu Online)

Buka Program Studi Umum, UNU NTB Harapan Baru

Kegiatan bulanan NU Wilayah NTB dimulai selepas shalat maghrib berjamaah dilanjutkan dengan istighotsah oleh santri Al-Manshuriah yang diikuti ratusan Nahdliyin. Tampak para mahasiswa baru UNU NTB sekitar 200 orang yang beberapa waktu lalu mengikuti OSPEK.

“Saat ini kita sudah miliki Universtitas (UNU) tersendiri di daerah. Sejauh ini memang banyak lembaga pendidikan yang dikelola oleh orang-orang NU,” kata TGH. Acmad Taqiuddin Mansur, Ketua PWNU NTB saat sambutan.

IMNU Tegal

Tua Guru menyebut lembaga-lembaga itu seperti di Bagu (institute Qomarul Huda Bagu), di Bonder (institute Qomarul Huda Bagu II Bonder), di Lombok Timur (STAINU), dan di Bima juga ada. Namun demikian, itu semua masih bersifat Yayasan.

Oleh karena itu, lanjutnya, Universitas Nahdlatul Ulama yang baru beberapa hari menggelar OSPEK menjadi harapan baru bagi generasi bangsa, khususnya warga nahdliyin karena membuka program study yang masih langka di NTB.

IMNU Tegal

“Dari semua jurusan, hanya Ekonomi Islam (EI) yang berbasis agama. Selain itu, umum semua yang dibutuhkan oleh bangsa Indonesia di masa kini.”

Ia meminta persatuan dan kesatuan bagi warga nahdliyin karena UNU adalah simbol NU.

Sementra itu, Sekretaris PWNU NTB H. Lalu Winengan dalam pengantarnya meminta kepada pelaksana UNU agar mewajibkan seluruh mahasiswanya untuk mengikuti lailatul ijitim’.

“Saya minta kepada birokrasi bagian akademik untuk mewajibkan semua mahasiswa UNU untuk mengikuti ijtima’,” katanya.

Menurut Winengan, lailatul ijitma’ penting diikuti oleh mahasiswa UNU agar mengenal para pengurus NU, mengenal siapa perintis NU dan juga mengenal semua tokoh-tokoh NU. “Jangan sampai mahasiswa UNU tidak mengenal siapa tokoh NU,” harapnya.

Lebih lanjut Kepala Dinas Tata Kota Lombok Barat ini nanti akan mengadakan Turnamen Futsal UNU Cup yang terbuka untuk umum.

“Insya Allah untuk juara satu kita berikan 5 juta. Dan setiap tahun UNU CUP harus diselenggarakan. Kepentingan kami yaitu UNU dikenal,” terangnya. (Hadi/Abdullah Alawi)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal Cerita, Warta, Humor Islam IMNU Tegal

Kamis, 18 Januari 2018

Radikalisme dan Fundamentalisme Agama di Kalangan Remaja Memprihatinkan

Jombang, IMNU Tegal. Radikalisme dan faham fundamentalisme agama yang makin marak di kalangan pelajar memunculkan keprihatinan para aktivis organisasi pelajar. Radikalisme agama dikhawatirkan bakal berpengaruh pada keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menanggapi fenomena tersebut, Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) bekerjasama dengan Ditjen Kesbangpol Kementerian Dalam Negeri, menggelar Seminar Nasional Wawasan Kebangsaan bertema “Deradikalisasi di Kalangan Pelajar untuk Memperkokoh Komitmen Kebangsaan” di Aula STIKES Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang, Kamis (24/6) siang.

Radikalisme dan Fundamentalisme Agama di Kalangan Remaja Memprihatinkan (Sumber Gambar : Nu Online)
Radikalisme dan Fundamentalisme Agama di Kalangan Remaja Memprihatinkan (Sumber Gambar : Nu Online)

Radikalisme dan Fundamentalisme Agama di Kalangan Remaja Memprihatinkan

Hadir dalam acara tersebut antara lain, Kacung Marijan, pengamat politik dan pendidikan, Ahmad Heri, mantan aktifis pelajar NU, Ida Fauziyah, Anggota Komisi II DPR RI serta Sucahyo, Kasi Organisasi Kesbangpol Kemendagri.

IMNU Tegal

Sucahyo, Kasi Organisasi Kesbangpol Kemendagri mengungkapkan, saat ini di Indonesia terdapat ratusan ribu Ormas dan OKP. Diantara ribuan ormas dan OKP tersebut memiliki faham radikal yang bahkan menentang pancasila sebagai ideologi bangsa.

Kacung Marijan, pria yang juga menjabat sebagai ketua PBNU ini mengatakan, menjamurnya faham radikal dan fundamental keagamaan tak lepas dari pengaruh globalisasi. Banyak orang yang tak memahami makna globalisasi secara utuh dan hanya mengambil makna negatifnya saja.

IMNU Tegal

Sehingga, lanjut Kacung, saat ini tidak sedikit muncul perbedaan yang mengarah pada perpecahan. Banyak  orang dan kelompok yang hanya mau dengan pendapatnya sendiri dan kelomponya tanpa mau menghargai pendapat orang lain.

“Globalisasi ini juga oleh demokratisasi. Nah, sayangnya banyak orang yang salah mengartikan demokratisasi. Kelompok ini merasa yang paling benar dan tidak mau menghargai pendapat orang lain,” ujar Kacung.

Ahmad Heri, mantan pengurus PWNU Jawa Timur mengatakan, untuk meredam maraknya faham radikal dan fundamental diperlukan keseriusan dari penggerak organisasi masyarakat sipil dan organisasi pelajar.

“Organisasi semacam IPNU ini punya peran penting. Nilai-nilai kebangsaan yang dulu digagas para leluhur bangsa harus selalu ditanamkan kepada pelajar,” katanya.

Ida Fauziyah, anggota DPR RI mengungkapkan, radikalisme dan fundamentalisme agama yang mengancam keutuhan NKRI harus dilawan secara bersama oleh negara dan Masyarakat. Negara punya peran penting dalam menjaga keutuhan NKRI melalui penanaman nilai-nilai kebangsaan sejak dini.

Menurut Ida, pemerintah sebenarnya telah melakukan upaya untuk menjaga keutuhan NKRI. Namun, upaya tersebut dinilai belum efektif. “Sebenarnya negara sudah melakukannya, tapi pertanyaannya apakah sudah efektif? Itu yang saat ini masih menjadi pertanyaan.” (ysf)Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal Humor Islam IMNU Tegal

Senin, 15 Januari 2018

Pergunu Jabar: Kompetensi Guru Matematika di Bandung Masih Rendah

Bandung, IMNU Tegal. Nilai hasil uji kompetensi guru (UKG) yang dilaksanakan pada tanggal 9 sampai dengan 27 November 2015 jauh dari harapan. Dari hasil UKG mata pelajaran matematika di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, diperoleh nilai rata-rata mereka 63,57.? Sementara rata-rata kompetensi pendagogik 60,65 dan rata-rata kompetensi profesional 64,85.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Jawa Barat H Saepuloh, pada kegiatan Focus Gruop Discussion Analisis Hasil Uji Kompetensi Guru Matematika SMP Kabupaten Bandung di Ruang Rapat PWNU Jawa Barat, Kamis (17/12).

Pergunu Jabar: Kompetensi Guru Matematika di Bandung Masih Rendah (Sumber Gambar : Nu Online)
Pergunu Jabar: Kompetensi Guru Matematika di Bandung Masih Rendah (Sumber Gambar : Nu Online)

Pergunu Jabar: Kompetensi Guru Matematika di Bandung Masih Rendah

Hasil UKG tersebut menggambarkan penguasan kompetensi pendagogik dan profesional guru matematika SMP di Kabupaten Bandung masih rendah. Kompetensi pendagogik meliputi pemahaman guru terhadap peserta didik, kemampuan merancang dan pelaksanaan pembelajaran sampai pada evaluasi hasil belajar, serta pengembangan peserta didik akan potensi yang dimilikinya. Sedangkan kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam, serta penguasaan terhadap stuktur dan metodologinya.

IMNU Tegal

Menurut H. Saepuloh, hasil UKG ini merupakan sebuah fakta yang harus ditindaklanjuti oleh pemerintah dalam hal pengembangan dan pembinaan kompetensi guru secara berkelanjutan. Dengan memfasilitasi guru-guru untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan sesuai dengan kompetensi masing-masing guru agar efektif dan tepat sasaran

IMNU Tegal

“Pasca UKG, kami berharap pemerintah pusat dan daerah memfasilitasi guru-guru untuk mendapatkan pendidikan dan latihan sesuai dengan kebutuhan masing-masing guru berdasarkan kompetensi yang dimilikinya” tutur H. Saepuloh. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal Humor Islam, Pemurnian Aqidah, Anti Hoax IMNU Tegal

Jumat, 12 Januari 2018

Helmy Faishal: Nasionalisme NU Berdasar Ketulusan Mencintai Tanah Air

Yogyakarta, IMNU Tegal. Semangat nasionalisme yang diwariskan oleh ulama-ulama NU merupakan semangat nasionalisme yang didasari ketulusan untuk mencintai tanah airnya. Maka bagi orang NU sebetulnya tidak membutuhkan argumentasi yang macam-macam, sebab jiwa nasionalisme itu sudah tertanam dan inheren dalam diri masing-masing.

Helmy Faishal: Nasionalisme NU Berdasar Ketulusan Mencintai Tanah Air (Sumber Gambar : Nu Online)
Helmy Faishal: Nasionalisme NU Berdasar Ketulusan Mencintai Tanah Air (Sumber Gambar : Nu Online)

Helmy Faishal: Nasionalisme NU Berdasar Ketulusan Mencintai Tanah Air

Hal itu ditegaskan oleh Sekjen PBNU HA Helmy Faishal Zaini dalam acara Seminar dan Bedah Buku Negara Khilafah Versus Negara Kesatuan RI karya Sri Yunanto di Auditorium UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Selasa (31/10).

Dalam paparannya, pria kelahiran Cirebon tersebut mengungkapkan bahwa bentuk negara Kesatuan Republik Indonesia yang merupakan muahadah wathaniyah (konsensus kebangsaan) sudah final. Maka saat ini tidak diperlu lagi memperdebatkan lagi soal bentuk dan format negara.

"Konsep bernegara kita sudah ideal dalam konteks merangkul kemajemukan masyarakat. Sebagaimana ditegaskan dalam keputusan NU di Situbondo, Pancasila merupakan dasar ideal untuk menjembatani dan mengakomodasi apa yang disebut sebagai kebinekaan," jelas Helmy.

IMNU Tegal

Terkait dengan tantangan dan semangat nasionalisme kaum muda saat ini, Helmy menegaskan pentingnya mentransformasikan pesan-pesan nasionalisme dalam bentuk yang kreatif. Ia mencontohkan pesan dan kampanye melalui media sosial.

"Jumlah pengguna media sosial di Indonesia sudah cukup banyak. Maka perlu ditekankan dan dipikirkan untuk membuat gerakan dan formulasi kampanye pesan-pesan nasionalisme melalui sarana-sarana yang disebut sebagai media sosial. Ini sangat penting sebagai bentuk respon perkembangan zaman," ujar Helmy.

Hadir dalam acara tersebut, Sri Yunanto (penulis buku), Muhammad Chirzin (Pembedah) dan Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof KH Yudian Wahyudi. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal

IMNU Tegal Humor Islam IMNU Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs IMNU Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik IMNU Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan IMNU Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock