Minggu, 12 November 2017

Tolak Ajarannya, Lembut Mengingatkannya

Jakarta, IMNU Tegal

Keanekaragaman paham adalah nyata dalam Islam. Namun demikian, umat Islam tak perlu gegabah dan keras dalam menyikapi perbedaan. Bagaimanapun, ketidaksetujuan dan ajakan harus diekspresikan dengan kelembutan.

Pandangan ini mencuat dalam Pendidikan Aswaja dan Empat Pilar yang digelar Pengurus Pusat Lembaga Dakwah NU (LDNU) dan Pimpinan Pusat Himpunan Da‘iyah Muslimat NU (PP Hidmat NU) di gedung PBNU, Jakarta, Ahad (21/7).

Tolak Ajarannya, Lembut Mengingatkannya (Sumber Gambar : Nu Online)
Tolak Ajarannya, Lembut Mengingatkannya (Sumber Gambar : Nu Online)

Tolak Ajarannya, Lembut Mengingatkannya

Saat menjadi pemateri, Rais Syuriyah PCNU Jember, Jawa Timur, KH Muhyiddin A Somad mengatakan bahwa al-Qur’an menganjurkan tentang sikap toleransi. “Toleransi ialah menghargai orang yang berbeda keyakinan tapi tidak berarti membenarkan apalagi mendukung," katanya.

Dalam kesempatan itu Muhyiddin memaparkan sejumlah kelompok Islam yang berbeda dengan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). Kelompok-kelompok tersebut mengkalim dirinya paling benar, bahkan menvonis kafir dan murtad pihak lain.

Penulis buku-buku keislaman itu pun mengutip surat Thaha ayat 43-44 mengenai teladan Nabi terdahulu dalam menyuarakan kebenaran agama. Arti ayat tersebut berbunyi, “Pergilah kamu berdua (Musa dan Harun) kepada Firaun, sesungguhnya dia telah melampaui baas; maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut.”

Pendidikan Aswaja dan Empat Pilar diadakan sejak Jumat kemarin. Di hari terakhir ini, pendidikan Aswaja dihadiri tamu asal luar negeri, Muhammad Bashir Mehio yang merupakan Jubir komunitas Muslim Australia. Kegiatan secara resmi ditutup Wakil Ketua Umum PBNU H As’ad Said Ali.

IMNU Tegal

?

Penulis: Mahbib Khoiron

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal

IMNU Tegal Sejarah, Ahlussunnah IMNU Tegal

IMNU - Internet Marketer Nahdlatul Ulama Tegal.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs IMNU Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik IMNU Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan IMNU Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock