Tasikmalaya, IMNU Tegal - Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Tasikmalaya bersama Pergerakan Relawan Kemanusiaan dan Lingkungan Tasikmalaya (PRK-T) dan Keluarga Pelajar Mahasiswa Tasikmalaya Yogyakarta (KPMT-Y) menggelar santunan anak yatim dan orasi jaga lembur, di Pesantren Manarul Hikam Tampian Jalan KH Zainal Musthafa Ciseda Sukaasih Singaparna Tasikmalaya, Jumat (24/6).
Ratusan langkah yatim bersama para pengantarnya mulai memadati Pesantren Manarul Hikam dari pukul? 13.00. Mereka meramaikan pesantren yang berada di pinggir sawah dan mendengarkan petuah dan orasi jaga lembur (Jaga Kampung Halaman) yang disampaikan oleh tokoh Pasundan yang juga merupakan musisi senior Kang Acil Bimbo.
| ISNU Tasikmalaya Salurkan Santunan Kepada 274 Yatim (Sumber Gambar : Nu Online) |
ISNU Tasikmalaya Salurkan Santunan Kepada 274 Yatim
Sebelum menyampaikan orasi jaga lemburnya Kang Acil sempat melantunkan beberapa lagu untuk menghibur anak yatim seperti lagu Sajadah Panjang. Dalam orasinya ia menegaskan pentingnya jaga lembur bagi orang sunda. Jaga Lembur adalah revitalisasi kecintaan orang sunda pada kampung halaman.“Di mana kita sebagai orang Sunda yang menurut belanda dulu mengatakan bahwa ‘Tanah Pasundan ini tercipta ketika Tuhan tersenyum,’ ini menggambarkan bahwa Pasundan (Jawa Barat) ini sangat indah dan sangat kaya baik alamnya dan juga budayanya.”
IMNU Tegal
Kita sebagai orang sunda harus bisa merawatnya bukan hanya merusaknya , dan salah satu caranya adalah dengan silaturahmi. Dengan silaturahmi kita saling berkunjung dan merekatkan kita agar bersatu dan kuat.Ketua PRK-T Lutfi Hizba menyatakan bahwa gerakan jaga lembur ini sangat berisiko tinggi, bahkan pemerintah sendiri entah apa banyak kendala dan bahkan ada sikap mengacuhkan dan seperti tak tahu atau tak ingin tahu, padahal gerakan ini adalah untuk kebaikan dan kemaslahatan Tasikmalaya.
IMNU Tegal
Ia melanjutkan bahwa kegiatan Santunan ini ditujukan untuk 1000 anak yatim yang dilaksanakan di empat lokasi di Kabupaten Tasikmalaya. Yang pertama secara seremonial santunan dilaksanakan di Pesantren Manarul Hikam Tampian ini yang diikuti oleh 274 anak yatim wilayah Singaparna sekitarnya dan merupakan rutinan kami tiap bulan Ramadhan.Ketua ISNU Kabupaten Tasikmalaya juga menuturkan santunan anak yatim ini juga merupakan peluncuran dari gerakan orang tua asuh dan beasiswa yatim untuk nyantri dan sekolah, di mana kita ke depan akan membiayai anak yatim mondok tiga tahun di Pesantren Manarul Hikam.
Konsep Jaga Lembur ini akan kita perjuangkan ke depan bersama PRK T untuk bersama-sama membangun Tasikmalaya. Kami berusaha mengumpulkan para sarjana NU dari berbagai latar belakang jurusan untuk bersama menjaga lembur. Kerja sama kita bukan hanya kali ini tapi akan terus bersama bersama PRK T mengawal Tasikmalaya dengan menghasilkan draf jaga lembur? yang akan diperjuangkan bersama. (Husni Mubarok/Alhafiz K)
Dari Nu Online: nu.or.id
IMNU Tegal Makam IMNU Tegal
