Senin, 11 Desember 2017

PBNU Tahlil Tujuh Hari untuk Tiga Kiai Pesantren

Jakarta, IMNU Tegal. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar pembacaan tahlil di masjid lantai dasar kantor PBNU, Jalan Kramat Raya 164 Jakarta Pusat untuk mendoakan tiga kiai pesantren yang meninggal dunia.

PBNU Tahlil Tujuh Hari untuk Tiga Kiai Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Tahlil Tujuh Hari untuk Tiga Kiai Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Tahlil Tujuh Hari untuk Tiga Kiai Pesantren

Setelah mendapat informasi yang dapat dipercaya pada hari Jum’at (19/4) lalu sekitar pukul 10 pagi mengenai wafatnya KH. Ahmad Warsum Munawwir, ? pengasuh pondok pesantren Krapyak, Yogyakarta Kepala Sekretarian PBNU, H. Prayitno segera memberi instruksi kepada staff sekretarian PBNU untuk menyampaikan pengumuman melalui pengeras suara yang di gedung PBNU.?

Sekretariat PBNU juga membuat selebaran surat pengumuman untuk ditempel pada dinding di setiap lantai di gedung PBNU. Surat tersebut berisi tentang berita duka cita dan undangan terbuka dimohon hadir dalam acara tahlil dan do’a untuk almarhum wal-maghfulah KH Ahmad Warsun Munawwir setiap ba’da zhuhur di Masjid An-Nahdhah Gedung PBNU selama satu minggu.

IMNU Tegal

Tahlil hari pertama diadakan selepas shalat jum’at dan ? shalat ghaib untuk al-marhum (19/4) di Masjid An-Nahdhah PBNU dipimpin oleh Imam Shalat Jum’at. ? Tahlil hari kedua dilanjukan hari senin (22/4) karena pada hari sabtu dan minggu beberapa kantor ? di gedung PBNU banyak yang libur.?

IMNU Tegal

Pada tahlil ? hari kedua ini Syatiri Ahmad, Kepala Perpustakaan PBNU yang memandu acara dan memimpin pembacaan tahlil mengumumkan bahwa yelah bertambah satu ulama lagi telah meninggal dunia yaitu KH. Abdullah, pengasuh pondok pesantren Ar-Risalah, Mlangi, Yogyakarta pada hari Jum’at (19/4) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kemudian tahlil pada hari berikutnya kembali diumumkan, ada satu ulama lagi telah wafat yaitu KH. Abdullah Syifa Akyas, sesepuh pondok pesantren Buntet, Cirebon, wafat pada hari senin (22/4) sekitar pukul 8.30 dalam usia 71 tahun.

Tahlilan tersebut diikuti oleh keluarga besar PBNU antara lain staf sekretariat PBNU, perwakilan lembaga, lajnah, dan badan otonom PBNU, dan jamaah umum. ? Tahlil diakhiri dengan doa oleh Ustadz Tobakul Muria. Semoga yang telah mendoakan para kiai mendapatkan berkah.

Redaktur : A. Khoirul Anam

Penulis ? ? : Nurdin

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal AlaSantri, Makam IMNU Tegal

IMNU - Internet Marketer Nahdlatul Ulama Tegal.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs IMNU Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik IMNU Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan IMNU Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock