Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Maret 2018

ISIS Berencana Rebut Rahasia Nuklir Iran

Jakarta, IMNU Tegal. Kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) berencana merebut rahasia nuklir Teheran dan mendesak pejuangnya untuk merencanakan perang dengan Iran, sebagaimana dilaporkan oleh surat kabar mingguan The Sunday Times yang dikutip oleh Al Arabiya.?

ISIS Berencana Rebut Rahasia Nuklir Iran (Sumber Gambar : Nu Online)
ISIS Berencana Rebut Rahasia Nuklir Iran (Sumber Gambar : Nu Online)

ISIS Berencana Rebut Rahasia Nuklir Iran

Kelompok ini mendesak anggotanya untuk membantu mencapai ambisi mereka dalam sebuah manifesto yang diduga ditulis oleh Abdullah Ahmed al-Meshedani, anggota dari kelompok enam orang kabinet perang yang sangat rahasia.?

Dalam dokumen, yang telah diperiksa oleh petugas keamanan Barat - yang percaya otentik - Meshedani menulis bahwa ISIS bertujuan untuk memperoleh senjata nuklir dengan bantuan Rusia, dengan tawaran kontrol terhadap akses ke ladang gas di provinsi Anbar Irak sebagai imbalannya atas “penyerahan rahasia nuklir Iran.”?

IMNU Tegal

Manifesto itu mengatakan bahwa Moskow juga harus meninggalkan dukungan untuk Presiden Suriah Bashar al-Assad dan mendukung negara-negara Teluk melawan.?

Dokumen tersebut juga mencakup 70 rencana yang berbeda untuk meluncurkan kampanye baru dari pembersihan etnis yang ditujukan untuk mengkonsolidasikan "Khilafah Islam," baru pelucutan semua kekutan Syiah Iran dan menghancurkan otoritas Syiah di Irak.?

ISIS menganggap Muslim Syiah sebagai pengkhianat dan menuduh mereka "menyesatkan" Islam di manifesto yang sama, yang menyerukan pembunuhan diplomat Iran, pengusaha dan guru serta pemimpin militer Irak, pejabat Syiah dan milisi yang didukung Iran berjuang untuk pemerintah Irak .?

IMNU Tegal

Dokumen, yang diyakini menjadi manifesto kebijakan ini disiapkan untuk anggota senior ISIS, yang diperoleh Maret lalu oleh satuan pasukan khusus Irak dalam serangan di rumah seorang komandan ISIS. (mukafi niam) Foto: AFP

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal Ahlussunnah, Hikmah, Meme Islam IMNU Tegal

Kamis, 01 Maret 2018

PBNU Kirimkan Surat Edaran Terkait Pelaksanaan Ahlul Halli wal Aqdi

Jakarta, IMNU Tegal. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah mengirimkan surat edaran terkait pelaksanaan hasil Munas ke-3 tentang Ahlul Halli wal Aqdi. Surat tertanggal 8 Juli 2015 itu telah dikirimkan kepada PWNU dan PCNU seluruh Indonesia.

Surat ditandatangani oleh Pj. Rais Aam PBNU KH Musthofa Bisri, Katib Aam PBNU KH Malik Madani, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan Sekjen PBNU H Marsudi Syuhud.

Surat tersebut berisi empat butir kesepakatan Munas ke-3 di Jakarta yakni:

PBNU Kirimkan Surat Edaran Terkait Pelaksanaan Ahlul Halli wal Aqdi (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Kirimkan Surat Edaran Terkait Pelaksanaan Ahlul Halli wal Aqdi (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Kirimkan Surat Edaran Terkait Pelaksanaan Ahlul Halli wal Aqdi

Bahwa pemilihan Rais Aam pada Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama nanti akan dilaksanakan dengan sistem Ahlul halli wal Aqdi sebagai penerapan cara musyarawah mufakat sebagaimana dalam pasal 41 Anggaran Rumah Tangga Nahdlatul Ulama. Bahwa Ahlul Halli wal Aqdi tersebut terdiri atas 9 (sembilan) orang ulama dengan kriteria sebagaimana termaktub dalam pasal 2 ayat (4) Keputusan Musyawarah Nasional Alim Ulama NU tahun 2015. Bahwa PW dan PC harus menyerahkan 9 (sembilan) nama Ahlul Halli wal Aqdi yang diusulkan pada saat pendaftaran (registrasi) peserta muktamar, sebagai bagian dari administrasi pendaftaran, sebagaimana diatur dalam pasal 5 ayat (2) Keputusan Musyawarah Nasional Alim Ulama NU tahun 2015. Bahwa PW dan PC harus memusyarahkan sembilan (9) nama yang akan diusulkan itu. Dalam surat edaran tersebut disertakan empat (4) bundel lampiran yang berisi Keputusan Musyawarah Nasional Alim Ulama NU tanggal 14-15 Juni 2015, penjelasan kronologis tentang asal muasal ahlul halli wal aqdi, 39 ulama yang diusulkan sebagai anggota ahlul halli wal aqdi dan formulir usulan 9 nama ahlul halli wal aqdi. (Red: Anam)

Penjelasan kronologis ahlul halli wal aqdi dapat diklik di sini.

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal

IMNU Tegal Hikmah, Habib, Makam IMNU Tegal

Minggu, 25 Februari 2018

Seluruh Calhaj Mentawai Sudah Berangkat

Jakarta, IMNU Tegal. Musibah tsunami di Mentawai yang menewaskan sedikitnya 312 orang di Sumatera Barat yang terjadi pada 26 Oktober lalu itu ternyata tidak mengganggu penyelenggaraan haji di embarkasi Padang. Bahkan seluruh calon jamaah haji asal kabupaten Mentawai sudah berangkat ke Tanah Suci.



Seluruh Calhaj Mentawai Sudah Berangkat (Sumber Gambar : Nu Online)
Seluruh Calhaj Mentawai Sudah Berangkat (Sumber Gambar : Nu Online)

Seluruh Calhaj Mentawai Sudah Berangkat

Kabid Haji, Zakat dan Wakaf  Kakanwil Kementerian Agama Sumbar H. Japeri pada Jumat (29/10) mengatakan, pada tahun ini ada enam orang calhaj (calon jamaah haji) berasal dari kabupaten Mentawai, seluruhnya sudah berangkat dengan Kloter 14 Padang, pada Kamis (28/10) , take off jam 14.00 Wib.

Calhaj asal kabupaten Mentawai, bila berangkat bergabung dengan kabupaten Padang atau Pariaman. Karena mereka mendaftar juga bukan di Mentawai. "Mereka mendaftar dan naik dari Padang atau Pariaman, mengingat di Mentawai Siskohat (sistem komputerisasi haji terpadu) belum online.

IMNU Tegal

Pada tahun ini, calhaj asal Mentawai berangkat bersama jemaah asal kota Pariaman. Mereka tergabung dalam kloter 14 mengangkut 359 orang dengan pesawat Garuda Indonesia. "Dalam kloter ini ada satu orang yang batal, karena meninggal dunia. Yakni Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman Ridwan Bay, beliau sebagai jamaah biasa,"ujar Japeri.

Menurutnya, embarkasi Padang selain memberangkatkan jamaah haji Sumbar yang berjumlah 4.612 orang, juga jamaah asal provinsi Jambi dan Bengkulu seluruhnya 7.613 orang. Kloter terakhir berangkat pada 9 November mendatang, yaitu Kloter 22 merupakan gabungan dengan Kloter 16 dari embarkasi Balikpapan. "Pada kloter ini, 118 orang asal Sumbar, dan 221 orang dari Balikpapan,"tutur Japeri lagi. (amf/menag)Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal

IMNU Tegal RMI NU, Hikmah IMNU Tegal

Jumat, 23 Februari 2018

JQH IAIN Surakarta Kembangkan Tradisi Sholawat

Sukoharjo, IMNU Tegal. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jam’iyyah Al-Qurra Wa Al-Huffazh (JQH) Al-Wustha IAIN Surakarta membentuk divisi khusus sholawat yang bertujuan untuk mengembangkan minat dan bakat mahasiswa terutama dalam bidang seni Islam. ?

Mulai berdirinya sekitar satu tahun yang lalu, UKM ini ? sudah mengambil peran dalam mengembangkan ilmu keIslaman tidak hanya dari segi keilmuan murni namun juga dari sisi seni Islam itu sendiri.

JQH IAIN Surakarta Kembangkan Tradisi Sholawat (Sumber Gambar : Nu Online)
JQH IAIN Surakarta Kembangkan Tradisi Sholawat (Sumber Gambar : Nu Online)

JQH IAIN Surakarta Kembangkan Tradisi Sholawat

“Sejak awal JQH memang sebagai media untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa yang mencintai seni selawat, seni membaca Al-Qur’an seperti Qiraah, kegiatan hafalan Al-Qur’an dan berbagai kegiatan lainnya," ujar Imah salah satu pengurus UKM JQH, Sabtu (27/12).?

Ia mengatakan, ada lima devisi kegiatan yang dapat dipilih oleh anggota baru, diantaranya divisi ? sholawat, divisi kaligrafi, divisi tafsir, divisi tahfidz, dan divisi tilawah," jelasnya.?

IMNU Tegal

“Bahkan ? beberapa waktu yang lalu kami baru saja mengadakan diklat di Pesantren Al Hikam Boyolali dan materi yang diberikan meliputi tiga materi pokok diantaranya adalah, ke-JQH-an, seni dan Islam, serta materi aswaja. Ketiganya perlu diberikan kepada mahasiswa sebagai pengetahuan awal mengikuti kegiatan JQH,” terangnya.-

Diharapkan dengan hadirnya JQH Al Wustha ini dapat melestarikan dan mengembangkan kesenian Islam yang mulai redup terutama dikalangan mahasiswa. (ahmad rosidi/mukafi niam)

IMNU Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal Hikmah IMNU Tegal

Minggu, 11 Februari 2018

Menristek-Dikti: PTN dan PTS Punya Kedudukan Sama

Jember, IMNU Tegal. Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek-Dikti) Prof. Muhammad Nasir menyatakan, saat ini semua perguruan tinggi memiliki kedudukan yang sama dalam hal membangun pendidikan tinggi. Tidak ada lagi dikotomi antara Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Menristek-Dikti: PTN dan PTS Punya Kedudukan Sama (Sumber Gambar : Nu Online)
Menristek-Dikti: PTN dan PTS Punya Kedudukan Sama (Sumber Gambar : Nu Online)

Menristek-Dikti: PTN dan PTS Punya Kedudukan Sama

“Ini dimaksudkan agar semua perguruan tinggi memiliki kesempatan yang sama dan saling berlomba dalam hal perkembangan pendidikan tinggi,” tegasnya saat melakukan kunjungan kerja di Universitas Jember, Jawa Timur, Sabtu (17/1), sebagainama siaran pers yang diterima IMNU Tegal.

Tidak adanya dikotomi antara PTN dan PTS itu dibuktikan dengan pembubaran Kopertis (Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta) yang selama ini mengelola PTS. Nanti semua perguruan tinggi akan diakomodasi dalam lembaga baru, yakni Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLPT).

IMNU Tegal

Meski demikian, M Nasir berharap agar perguruan tinggi yang sudah maju harus bisa menjadi daya ungkit untuk perguruan tinggi yang masih dalam proses berkembang.

“Jangan sampai jarak antara perguruan tinggi yang sudah maju dengan yang masih berkembang terlampau jauh. Perguruan tinggi yang sudah maju harus membantu yang masih berkembang agar pendidikan tinggi kita merata,” tegasnya.

IMNU Tegal

Lebih jauh M Nasir juga menegaskan, cita-cita besar yang hendak dibangun untuk pendidikan tinggi di Indonesia adalah, perguruan tinggi yang sudah maju harus mampu bersaing menjadi perguruan tinggi maju di dunia lainnya.

“Jadi perguruan tinggi yang sudah maju harus menjadi perguruan tinggi top world. Sementara perguruan tinggi yang masih berkembang akan menjadi perguruan tinggi yang maju di Indonesia,” harapnya.

Untuk itu, dirinya sangat berharap agar semua perguruan tinggi saling bersaing untuk menjadi perguruan tinggi unggulan yang mampu bersaing dengan perguruan tinggi dunia lainnya. ?

Sementara itu, terkait dengan penelitian, M Nasir berharap agar hasil penelitian yang dihasilkan oleh para peneliti di Indonesia ini hendaknya memiliki dampak yang mampu dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Para peneliti sebaiknya memahami apa kebutuhan masyarakat, sehingga hasil penelitiannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal Santri, Hikmah IMNU Tegal

Jumat, 09 Februari 2018

Masjid Korban Gempa Akan Dibangun Kembali

Banyumas, IMNU Tegal. Warga Desa Kranggan Kecamatan Pekuncen Banyumas, Jawa Tengah khususnya warga jamiyah Nahdlatul Ulama kembali tengah berencana kembali membangun Masjid Jami At Taqwa yang akhir Januari 2014 lalu, roboh diterpa gempa bumi.

Masjid Korban Gempa Akan Dibangun Kembali (Sumber Gambar : Nu Online)
Masjid Korban Gempa Akan Dibangun Kembali (Sumber Gambar : Nu Online)

Masjid Korban Gempa Akan Dibangun Kembali

Desain dan anggaran untuk pembangunan Masjid Jami At Taqwa Desa Kranggan Kecamatan Pekuncen hingga kemarin pertengahan April 2014 ini masih terus dibahas. Pasalnya pembangunan masjid ini  perlu perencanaan desain konstruksi yang matang. Selain itu, anggaran pembangunan masjid juga masih terus dikumpulkan dari berbagai sumber.

Dalam musyawarah panitia pembangunan Masjid Jami At Taqwa Desa Kranggan Kecamatan Pekuncen, Kamis (17/4) malam terungkap selain menghimpun swadaya dari masyarakat dan donatur lainya, panitia juga tengah menunggu kepastian bantuan penanganan gempa yang dijanjikan Pemkab Banyumas.

IMNU Tegal

Ketua Panitia Pembangunan Masjid, Yul Khoerudin mengatakan usai gempat terjadi  hingga pertengahan April 2014 ini telah terkumpul uang bantuan sebanyak 107 juta. Selain itu juga ada sekitar 425 sak semen, 315 dus keramik dan berbagai material bangunan lainnya.

"Kami harap berbagai bantuan yang terkumpul bisa menjadi modal awal pembangunan. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami," kata Yul Khoerudin.

IMNU Tegal

Tokoh ulama setempat, Habib Muhammad Al Habsyi yang juga takmir masjid mengatakan, panitia pembangunan terus bermusyawarah secara rutin tiap minggu untuk membahas langkah lanjutan untuk pembangunan masjid ini.

Komunikasi dan koordinasi panitia dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak lain juga terus diintensifkan untuk memperlancar proses pembangunan kembali masjid warga ini.

"Kami dari warga juga tidak akan berpangku tangan terkait penanganan pasca musibah gempa yang membuat ambruk masjid kami. Makanya kami dari panitia bersama pemerintah akan duduk bersama untuk membahas secara matang konsep detail dan anggaran pembangunan masjid ini. Semoga secepatnya pembangunan ini terealisasi," jelasnya.

Petugas Posko Bencana Gempa Masjid Jami At Taqwa, Muhammad Tohar Fauzi mengatakan bagi siapa saja yang terketuk hatinya untuk membantu pembangunan masjid dapat langsung menghubungi petugas posko bencana di nomor ponsel 081391131030 (Muhammad Tohar Fauzi) atau dating langsung ke Desa Kranggan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas.

Selain itu, panitia pembangunan masjid juga menerima bantuan melalui rekening BRI Syariah KCP Ajibarang 1015829687.

Seperti diketahui, akibat gempa bumi yang berpusat di wilayah barat daya Kebumen akhir Januari 2014 lalu, membawa dampak bagi rusaknya ratusan rumah di Desa Karangklesem Kecamatan Pekuncen. Efek terdahsyat dari gempa juga mengakibatkan Masjid Jami At Taqwa di Desa Kranggan Kecamatan Pekuncen ambruk. Pasca ambruk, warga bersama pemerintah daerah dibantu berbagai pihak lain mengadakan perataan lokasi masjid dan merencanakan pembangunan kembali.(susanto/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal Hikmah, News IMNU Tegal

Minggu, 04 Februari 2018

Cara Mbah Ngis Buat Pencuri Menangis

Mbah Ngismatun Sakdullah Solo (w. 1994)—biasa dipanggil Mbah Ngis—berhati lembut hingga beliau tidak mau mempermalukan orang lain di depan orang banyak. Sikap itu dapat kita lihat misalnya ketika menghadapi seorang anak sekolah yang sering mengambil jajanan di warungnya. Sebagai anak Mbah Ngis, Pak Udin tidak senang mendengar ada muridnya yang suka mengambil dagangan ibunya tanpa bayar. Tetapi Mbah Ngis menolak mentah-mentah menyebutkan namanya ketika Pak Udin menanyakan nama anak itu. Mbah Ngis khawatir Pak Udin akan memarahi anak itu di dalam kelas sehingga diketahui seluruh temannya. ?

“Jangan… Jangan tanya namanya. Akan aku coba atasi sendiri supaya masalah ini tidak didengar banyak orang,”? kata Mbah Ngis kepada Pak Udin.

Cara Mbah Ngis Buat Pencuri Menangis (Sumber Gambar : Nu Online)
Cara Mbah Ngis Buat Pencuri Menangis (Sumber Gambar : Nu Online)

Cara Mbah Ngis Buat Pencuri Menangis

“Kalau saya tahu namanya kan saya bisa menasihatinya di kelas saat memberikan pelajaran, Bu,”, kata Pak Udin pada Mbah Ngis untuk meyakinkan bahwa Pak Udin bisa membantu karena ia adalah? guru di sekolah itu.

“Nah, itu yang aku khawatirkan,” kata Mbah Ngis.

IMNU Tegal

Mbah Ngis kemudian menceritakan bahwa sebenarnya beliau bisa menangkap basah anak itu cukup dengan menahan tangannya ketika mengambil barang. Memang wajahnya tidak tampak karena bersembunyi di balik teman-temannya yang berjubel di saat istirahat sekolah. Tetapi Mbah Ngis memilih diam dan pura-pura tidak tahu.

IMNU Tegal

“Mengapa tidak langsung ditangkap saja bu... dan kemudian dinasihati baik-baik supaya kapok?” tanya Pak Udin pada Mbah Ngis.

Mbah Ngis menjawab bahwa semula beliau pernah berpikir seperti itu. Tapi selalu beliau urungkan karena membayangkan betapa malunya anak itu kalau ditangkap basah di depan teman-teman sendiri. Mbah Ngis justru merasa kasihan sama anak itu. Apalagi menurut Mbah Ngis, ini juga menyangkut nama baik kedua orang tuanya.

“Hahaha,” tawa Pak Udin lirih.? “Gimana sih, Bu? Ibu kasihan sama dia, sedangkan dia tidak kasihan sama kita,” tanya Pak Udin pada Mbah Ngis, setengah memprotes.

Mbah Ngis menjawab bahwa usul putranya itu cukup bagus, tetapi masih ada cara yang lebih bagus dan lebih bijak. Cara itu adalah menasihatinya pada saat dia jajan sendirian sehingga tidak ada orang tahu. Bagaimanapun menurut Mbah Ngis, tidak baik mempermalukan anak di depan orang banyak.

“Tapi maksud Ibu kan baik?!” Kata Pak Udin berargumentasi.

Namun, argumen tersebut tampak patah begitu saja oleh jawaban Mbah Ngis bahwa justru karena Mbah Ngis punya maksud baik, maka caranya pun juga harus baik. Mbah Ngis sekali lagi mengatakan akan menasihati anak itu ketika sepi tak ada orang lain. Mbah Ngis berharap akan dipertemukan Allah SWT dengan anak itu ketika tak ada orang lain selain dia dan Mbah Ngis.

Harapan Mbah Ngis akhirnya terkabul. Suatu hari di siang yang sepi anak itu jajan sendirian di warung Mba Ngis. Ketika transaksi sudah selesai, Mbah Ngis meminta waktu untuk berbicara. Mbah Ngis mengatakan bahwa Mbah Ngis cukup tahu semua ketidakjujuran anak itu selama ini dengan sebelumnya meminta maaf karena mengganggu waktunya. Anak tersebut mencoba menyangkal dengan pura-pura tidak tahu apa yang sedang dibicarakan Mbah Ngis.

“Masak kamu tidak tahu?” Tanya Mbah Ngis dengan tatapan mata agak tajam. “Apa aku harus mengungkapkan semuanya?”

Anak itu terdiam agak lama. Sejurus kemudian ia mengatakan bahwa ia paham dengan apa yang dimaksudkan Mbah Ngis. Tak lama setelah itu, ia menundukan kepala. Ia tidak mengira sama sekali kalau selama ini ternyata Mbah Ngis menyimak dan tahu semua masalah ketidakjujurannya. Anak itu akhirnya menangis di depan Mbah Ngis dan berjanji tidak akan mengulangi.

Ya wis... sing wis ya wis... Ojo dibaleni maneh. Tak dongakke kowe dadi bocah sing becik lan sukses tembe mburune” (Yang sudah berlalu biarlah berlalu. Jangan diulangi lagi. Saya doakan kamu jadi anak yang baik dan sukses di kemudian hari),” kata Mbah Ngis sambil menenangkannya dan meminta agar ia mengusap air matanya.

Muhammad Ishom, dosen Fakultas Agama Islam, Universitas Nahdlatul Ulama UNU) Surakarta







=====

IMNU Tegal mengajak kepada pembaca semua untuk berbagi kisah inspiratif penuh hikmah baik tentang cerita nyata diri sendiri atau pengalaman orang lain. Silakan kirim ke email: redaksi@nu.or.id

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal Kajian Sunnah, Hikmah, Aswaja IMNU Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs IMNU Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik IMNU Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan IMNU Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock