Tampilkan postingan dengan label Hadits. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hadits. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Februari 2018

Muslimat NU-Kemenko Perekonomian Jalin Kerja Sama Kewirausahaan

Jakarta, IMNU Tegal. Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama menjalin kerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dalam bidang kewirausahaan. Penantanganan nota kesepahaman kerja sama tersebut dilakukan Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa dan Menko Perekonomian Hatta Radjasa di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (25/3).

Dalam sambutannya, Khofifah mengatakan, Muslimat NU telah melakukan dakwah di masyarakat, termasuk dakwah dengan pendekatan pemberdayaan ekonomi. "Usaha dakwah muslimat NU melalui mal (ekonomi) sudah melalui jalan yang panjang," katanya.

Muslimat NU-Kemenko Perekonomian Jalin Kerja Sama Kewirausahaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Muslimat NU-Kemenko Perekonomian Jalin Kerja Sama Kewirausahaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Muslimat NU-Kemenko Perekonomian Jalin Kerja Sama Kewirausahaan

Muslimat, kata Khofifah, punya banyak Balai Latihan Kerja (BLK) di berbagai daerah. Hinga kini, telah banyak masyarakat yang merasakan sentuhan pendidikan life skill dari Muslimat. "Itu adalah bagian dari jihad Muslimat NU membangun ekonomi masyarakat," katanya.

IMNU Tegal

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Kepala BKKBN era Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini merasa senang bisa menjalin kerja sama dengan Menko Perekonomian. "Alhamdulillah, hari ini Allah memberi tambahan solusi dari Pak Hatta sebagai Menko Perekonomian," katanya.

IMNU Tegal

Sementara itu, Hatta Radjasa mengatakan, setelah penandatanganan nota kesepahamanan (MoU) ini, pelatihan wirausaha akan segera dilakukan dalam beberapa paket. "Jangan sampai hanya berhenti setelah MoU ini saja. Itu tanggung jawab kita bagaimana bisa menjalankannya," katanya.

Usai penandatanganan MoU Hatta Radjasa sempat berdialog dengan perwakilan Pengurus Wilayah NU dari seluruh Indonesia. Mereka tampak antusias menjalankan isi MoU yang berisi tentang pelatihan dan modal wirausaha yang akan dilakukan di banyak daerah. (Ahmad Millah/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal Habib, AlaSantri, Hadits IMNU Tegal

Rabu, 31 Januari 2018

Berebut Ayam Nazar, Syukur kepada Ilahi

Karanganyar, IMNU Tegal. Selasa (10/6) sore yang cerah di Dusun Pancot, Desa Kalisoro, Kecamatan Tawangmangu, suasana terlihat ramai. Ratusan warga keluar rumah, untuk kemudian berbondong-bondong menuju sebuah rumah joglo yang berada di tengah dusun.

Berebut Ayam Nazar, Syukur kepada Ilahi (Sumber Gambar : Nu Online)
Berebut Ayam Nazar, Syukur kepada Ilahi (Sumber Gambar : Nu Online)

Berebut Ayam Nazar, Syukur kepada Ilahi

Rupanya mereka tengah bersiap untuk ikut meramaikan tradisi bersih dusun yang digelar setiap Selasa Kliwon wuku Mondosiyo. Oleh karena itu, tradisi ini disebut Mondosiyo.

Di sekeliling rumah joglo itu, atraksi reog mengiringi rangkaian upacara adat yang sudah dilakukan sejak zaman nenek moyang dusun setempat.

IMNU Tegal

Selepas doa dibacakan, seketika ratusan pemuda yang sudah sedari siang berkumpul pun mulai bersiap. Rupanya, tetua dusun sudah menyiapkan belasan ayam. Itu lah yang ternyata menjadi sasaran tembak ratusan pasang mata pemuda itu.

“Kyaaak… Kyaaak… Kyaaak,” jeritan ayam-ayam itu mulai menyeruak usai mereka dilepaskan oleh tetua dusun.

Para pemuda desa itu langsung berhamburan mengejar ayam-ayam. Dengan berbagai cara, mereka berusaha menangkap ayam untuk bisa dibawa pulang. Satu per satu ayam pun mulai berhasil ditangkap meski para pemuda harus rela memanjat tiang bahkan atap demi ayam nazar yang sudah didoakan itu.

IMNU Tegal

Dalam Tradisi Mondosiyo, tiap warga yang sudah bernazar bakal menyerahkan dua ekor ayam untuk dibiarkan dimangsa para pemuda. Salah satu warga, Riyani yang ikut bernazar, mengaku dua ekor ayam yang diserahkannya ini dimaksudkan sebagai ungkapan rasa syukur karena putrinya telah diberi kesembuhan oleh Allah dari penyakit tifus yang cukup lama dideritanya.

“Anak saya sudah didiagnosa dokter terkena tifus. Saya tidak punya uang untuk merawatnya di rumah sakit. Alhamdulillah sekarang sudah sembuh dan ini nazar saya,” ujarnya sembari tersenyum haru.

Tradisi Mondosiyo yang rutin digelar setiap tujuh bulan, diawali dengan cebukan atau mengumpulkan aneka ubo rampe. Kemudian prosesi dilanjutkan dengan nutuk bende keliling desa. Sementara para tetua desa menyembelih kurban kambing dan ayam yang nantinya akan dimakan bersama warga.

“Tradisi ini sudah turun-temurun sejak ratusan tahun silam,” kata Kepala Lingkungan Dusun Pancot, Sulardiyanto.

Selain melestarikan tradisi leluhur, acara adat ini juga mampu mendongkrak ekonomi warga. Sebab, dengan acara ini warga bisa menjual aneka produk kerajinan kepada wisatawan yang datang dari berbagai daerah. (Rodif/Ajie/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal IMNU, News, Hadits IMNU Tegal

Selasa, 09 Januari 2018

Engkau Pergi di Bulan Mulia Sesuai dengan Kemulianmu

Guruku di Kesugihan Cilacap, KH Chasbullah Badawi wafat malam ini, sekitar jam 19.00, di RS Griatri Purwokerto. Terbayang bulan Ramadan 1974, ketika aku setiap malam sehabis salat tarawih ngaji kitab Kifayatul Atqiya secara balahan kepada beliau.?

Biasanya, setelah setengah jam beliau membaca kitab, dari 40-an santri hanya tinggal satu dua orang saja yang masih mampu mempertahankan qalam untuk ngesah-sahi. Lainnya sudah tersambar mimpi.

Lalu, beliau akan berhenti dan memanggil seorang santri yang bernama Muhsin.

“Sin, Muhsin, ngeneh pacitaneh dibagi!”

Engkau Pergi di Bulan Mulia Sesuai dengan Kemulianmu (Sumber Gambar : Nu Online)
Engkau Pergi di Bulan Mulia Sesuai dengan Kemulianmu (Sumber Gambar : Nu Online)

Engkau Pergi di Bulan Mulia Sesuai dengan Kemulianmu

Beliau pun lalu masuk bagian dalam rumah dan beristirahat sebentar, sebelum mulai lagi membaca kitab. Kami pun mendapat jatah pacitan.

Di sini pula aku mendapat pengalaman melihat santriwan dan santriwati yang terpisah dinding saling betot lidi yang dipakai santriwan untuk mengitik santriwati di sebelah dinding.?

IMNU Tegal

Betapa waktu lari sangat kencang.

Rama Kiai, engkau pergi di bulan mulia, sesuai dengan kemulianmu. Semoga Allah menerima semua amal baik Rama Kiai dan memaafkan semua kesalahan Rama. Amin. (Muhammad Machasin, Mustasyar PBNU)

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal

IMNU Tegal Ulama, News, Hadits IMNU Tegal

Selasa, 26 Desember 2017

Brani: Musuh Agama adalah Penebar Teror Atas Nama Agama

Manado,? IMNU Tegal? . Apresiasi dan terima kasih diberikan Gerakan Pemuda Ansor ? kepada tokoh kemajemukan Sinyo Harry Sarundajang (Gubernur Sulawesi Utara 2 periode) atas kontribusi menjaga kerukunan umat beragama di Sulawesi Utara.?

Hal tersebut disampaikan Ketua Wilayah Sulut GP Ansor Benny Rhamdani (Brani) saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan Konferensi Wilayah XI GP Ansor, Rabu (23/12) di gedung MCC, Manado.

Brani: Musuh Agama adalah Penebar Teror Atas Nama Agama (Sumber Gambar : Nu Online)
Brani: Musuh Agama adalah Penebar Teror Atas Nama Agama (Sumber Gambar : Nu Online)

Brani: Musuh Agama adalah Penebar Teror Atas Nama Agama

"GP Ansor sangat berterima kasih atas jasa-jasa Putra Kawangkoan, Sinyo Harry Sarundajang yang telah berkontribusi menjaga kerukunan antar umat beragama, di Sulut dan Maluku," ucap Brani yang tak lama lagi akan meletakkan jabatannya.

IMNU Tegal

Dalam sambutan itu juga, Brani menegaskan bahwa siapa saja yang berani mengganggu ketentraman NKRI, akan berhadapan dengan Ansor dan Banser.

"Musuh agama adalah musuh Ansor dan Banser. Tetapi harus dicatat bahwa yang dimaksud musuh agama, bukan saudara-saudara kita yang beragama lain. Tetapi musuh agama adalah mereka yang menebarkan kebencian dan teror atas nama agama," tegas Brani yang disambut gemuruh peserta dan undangan yang memenuhi ruangan tersebut.

IMNU Tegal

Brani juga mengungkapkan, bahwa 8000 kader Ansor dan Banser siap menjaga perayaan Maulud Nabi, Natal dan Tahun Baru, dalam acara yang turut dihadiri Pj. Gubernur Sulut, Sumarsono, Mantan Gubernur Sulut, Sinyo Harry Sarundajang, tokoh NU, John Wumu, Kapolda Sulut, Brigjen Pol Wilmar Marpaung, Kepala-kepala Daerah se-Sulut tersebut. (Udi Masloman/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal Hadits IMNU Tegal

Minggu, 24 Desember 2017

GP Ansor Sumut: Kader Harus Ada di Setiap Desa

Asahan, IMNU Tegal. Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Sumatera Utara (Sumut) Mulia Banurea meminta seluruh pimpinan cabang (PC) dan pimpinan anak cabang (PAC) se-Sumut agar menggiatkan kaderisasi. Sebagai realisasi program PW GP Ansor Sumut, ia mendorong kader organisasi pemuda NU ini ada di setiap desa.

GP Ansor Sumut: Kader Harus Ada di Setiap Desa (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Sumut: Kader Harus Ada di Setiap Desa (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Sumut: Kader Harus Ada di Setiap Desa

"Ansor adalah elemen pemuda yang berada di garda terdepan dalam mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, kader Ansor harus ada di setiap desa guna menjaga keutuhan NKRI," kata Mulia saat menjadi narasumber pada Latihan Kader Dasar (PKD) yang digelar PC GP Ansor Kabupaten Asahan, di Pesantren Darul Hikmah Kisaran, Asahan, Sabtu (31/1).

Mulia menegaskan, untuk bisa berjuang, kader Ansor sebagai kader muda Nahdlatul Ulama (NU) harus mempersiapkan diri baik secara fisik maupun mental. Karena itu, seluruh kader Ansor harus mengikuti PKD agar mengetahui nilai-nilai dasar perjuangan organisasi ini.

IMNU Tegal

"Kader Ansor harus menjaga komitmen terhadap ajaran Ahlussunah wal Jamaah (Aswaja). Prinsip Aswaja antara lain bersikap toleran terhadap perbedaan pandangan, terutama dalam hal-hal yang bersifat furuiyah, sehingga tidak terjadi perasaan saling terganggu, saling memusuhi, dan sebaliknya akan tercipta persaudaraan yang islami (ukhuwwah islâmiyyah)," katanya.

Hadir dalam acara itu, Rais Syuriah PCNU Asahan? H Ahmad Fadelah Pane, Wakil Ketua PW GP Ansor Sumut Armansyah Harahap, Sekretaris Parulian Siregar, serta unsur pengurus PW GP Ansor Sumut di antaranya M Uliansyah, Jasmi Assayuti, Dedi Hermanto Sitorus, Ketua Caretaker PC Ansor Asahan Safrizal, dan Ketua Panitia Budi Suherman.

?

IMNU Tegal

Sedangkan Rais Syuriah PC NU Asahan H Ahmad Fadelah Pane mengatakan, mazhab Ansor adalah Imam Syafii yang Aswaja, bukan Imam Samudra yang tidak mengakui NKRI.

Ketua Caretaker PC NU Asahan melaporkan, PKD yang digelar 30 Januari sampai 02 Februari itu dirangkai dengan pembentukan PAC di sejumlah kecamatan di Asahan, dan konferensi cabang (konfercab) GP Ansor Asahan. (Hamdani/Mahbib)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal Pahlawan, Hadits, Kajian Islam IMNU Tegal

Senin, 04 Desember 2017

Cak Nun, NU atau Muhammadiyah?

Emha Ainun Najib (Cak Nun) memang bikin orang penasaran. Kegemarannya pada shalawatan, tahlil, wirid, yasinan, ziarah, dan sejumlah aktivitas ‘klenik’ sekilas menimbulkan spekulasi bahwa ia orang NU.

Tapi, bukankah budayawan kelahiran Jombang ini dulu lulus dari SMA Muhammadiyah? Cak Nun juga lebih sering kepergok tak pakai sarung dan kopiah seperti umumnya orang Muhammadiyah.

Cak Nun, NU atau Muhammadiyah? (Sumber Gambar : Nu Online)
Cak Nun, NU atau Muhammadiyah? (Sumber Gambar : Nu Online)

Cak Nun, NU atau Muhammadiyah?

“Sampean ini sebenarnya ikut NU atau Muhammadiyah, sih, Cak?” tanya salah seorang seolah keberatan.

IMNU Tegal

“Emang kenapa?” sahut Cak Nun.

“Ya harus konsisten dong. Pilih yang benar. Yang mana?”

IMNU Tegal

“Begini. Semalem saya bermimpi ketemu Rasulullah,” ungkap Cak Nun datar.? “Saat itu, saya sempat tanyakan kepada beliau, ‘Kanjeng Nabi, saya didesak untuk menentukan dua pilihan, NU atau Muhammadiyah. Tolong jenengan beri petunjuk, kelompok mana yang benar?’”

“Terus, dijawab apa?” desak orang tadi tak sabar.

“Boro-boro dijawab. Nabi malah balik nanya, ‘Lho, Cak, NU sama Muhammadiyah itu apa?’” (Khoiron)

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal Hadits, Pesantren IMNU Tegal

Minggu, 03 Desember 2017

Pesantren Nurul Burhany Mranggen Wajibkan Santri Berkhidmah

Demak, IMNU Tegal. Pondok Pesantren Putri Nurul Burhany Mranggen Demak mengadakan pelantikan pengurus pondok Pesantren masa khidmah 2015/2016, Senin (1/6). Acara Pelantikan ini diikuti oleh seluruh santri dan juga diikuti oleh segenap dewan Asatidz. Sebagai kepala terpilih, Henna Fauzia Aisyatul Ulya menggantikan Aida Qoniatul Muna. 

Pengasuh Pesantren, KH Helmi Wafa Mahsuni dalam pengarahannya menjelaskan, bahwa semua santri baik yang menjadi pengurus maupun yang tidak menjadi pengurus mempunyai dua kewajiban, yakni disamping punya kewajiban untuk belajar atau mengaji juga punya kewajiban untuk berkhidmah/mengabdi.

Pesantren Nurul Burhany Mranggen Wajibkan Santri Berkhidmah (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Nurul Burhany Mranggen Wajibkan Santri Berkhidmah (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren Nurul Burhany Mranggen Wajibkan Santri Berkhidmah

“Baik khidmah kepada kiai maupun khidmah kepada santri. Khidmah inilah yang membedakan antara pendidikan di pesantren dan pendidikan di luar pesantren. Disini santri dididik untuk ikhlas mengabdi, walaupun tanpa gaji ataupun imbalan apapun,” jelasnya.

IMNU Tegal

Kiai Helmi mengatakan, untuk kalangan pengurus 50% untuk belajar atau mengaji dan 50% untuk berkhidmah, sedangkan untuk kalangan santri, 75% untuk belajar dan 25% untuk berkhidmah. 

Selanjutnya Dia berharap, dengan dibiasakannya santri khidmah di pondok pesantren, setelah pulang di kampung halaman masing-masing, santri dapat berkhidmah kepada masyarakat, melalui berbagai organisasi yang ada di lingkungan masing-masing, baik melalui jama’ah tahlilan, Fatayat NU, IPPNU dan lain sebagainya, tentunya harus didasari dengan rasa ikhlas. (Abdus Shomad/Fathoni)

IMNU Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal Bahtsul Masail, Hadits IMNU Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs IMNU Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik IMNU Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan IMNU Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock