Jumat, 02 Maret 2018

Doa Senjata untuk Dapat Rahmat Allah dan Tolak Laknat-Nya

Jember, IMNU Tegal. Memungkasi? tahun 2016, Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Sumberjambe, Jember, Jawa Timur? menggelar? peringatan Mualid? Nabi Muhammad SAW di Sumberpakem, Sabtu (31/12) .

Selain peringatan Maulid? Nabi, acara tersebut juga dimaksudkan untuk konsolidasi, evaluasi program dan rencana kegiatan tahun 2017.

“Ya, kita akan segera memasuki tahun 2017, maka kita adakan evaluasi kegiatan yang sudah-sudah, dan kita programkan kegiatan yang lebih baik di tahun depan,” ujar Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Jember, Nyai Hj. Emi Kusminarni saat memberikan sambutan.

Doa Senjata untuk Dapat Rahmat Allah dan Tolak Laknat-Nya (Sumber Gambar : Nu Online)
Doa Senjata untuk Dapat Rahmat Allah dan Tolak Laknat-Nya (Sumber Gambar : Nu Online)

Doa Senjata untuk Dapat Rahmat Allah dan Tolak Laknat-Nya

Wakil Sekretaris PCNU Jember, Ustadz Moch. Eksan yang didapuk bertaushiyah menegaskan, betapa pentingnya doa. Untaian doa yang dipanjatkan, pasti mempunyai pengaruh yang luar biasa dalam kehidupan manusia. Namun disadari atau tidak, sebagian umat Islam dewasa ini justru cenderung meremehkan kekuatan doa. Padahal Islam mengajarkan bahwa doa adalah senjata orang mukmin.

“Senjata untuk mendapat rahmat Allah dan senjata untuk menolak laknat Allah,” ujarnya.

IMNU Tegal

Doa, katanya, memiliki kekuatan yang luar biasa dahsyat. Mengapa dahsyat? Karena Allah sendiri yang menyuruh hamba-Nya untuk berdoa dan memastikan akan mengabulkan doa tersebut. Cuma persoalannya, manusia sering meragukan kasih sayang Allah, sehingga tidak yakin doanya dikabulkan. Padahal meragukan kasih sayang Allah, sama artinya dengan berburuk sangka keapda Allah.

“Alllah pasti mengabulkan doa hamba-nya. Kenapa? Sebab, Allah sendiri yang meminta kita berdoa,” jelasnya.

IMNU Tegal

Ia lalu mengurai faidah pembacaan shalawat. Seraya menyitir sebuah hadits, Ustadz Eksan mengungkapkan bahwa siapapun yang membaca shalawat 100 kali dalam sehari, maka Allah akan penuhi 100 hajatnya. Komposisinya adalah 70 hajat dipenuhi di akhirat, dan 30 permintaan dikabulkan di dunia.

“Oleh karena itu, memasuki tahun baru 2017, kini saatnya umat Islam? kembali meneguhkan keyakinannya akan kekuatan doa. Bahwa doa adalah senjata kemenangan untuk izzu Islam wal muslimin,” pungkasnya. (Aryudi A. razaq/Abdullah Alawi)



Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal Daerah, Olahraga, News IMNU Tegal

Kamis, 01 Maret 2018

Lomba Artikel LTN PWNU Lampung DIbuka sampai 16 Oktober

Bandar Lampung, IMNU Tegal?

Lomba artikel Hari Santri Nasional yang digelar Lembaga Talif wan Nasyr (LTN) PWNU Lampung, masih ditunggu hingga 16 Oktober mendatang. Sementara pengumuman pemenang akan dipublish di website PWNU Lampung, bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional, 22 Oktober 2016.

Lomba Artikel LTN PWNU Lampung DIbuka sampai 16 Oktober (Sumber Gambar : Nu Online)
Lomba Artikel LTN PWNU Lampung DIbuka sampai 16 Oktober (Sumber Gambar : Nu Online)

Lomba Artikel LTN PWNU Lampung DIbuka sampai 16 Oktober

"Kami masih menunggu artikel yang dikirimkan oleh peserta lomba. Sudah banyak yang konfirmasi, di antaranya menanyakan batas akhir pengiriman naskah," kata Rudi Santoso, salah seorang panitia lomba artikel LTN PWNU Lampung.

Rudi menjelaskan, naskah dikirim melalui email saja, yaitu ke email lombaartikelsantri@gmail.com. Peserta bisa memilih tiga subtema yang telah ditetapkan panitia, yaitu peran santri dalam membumikan Islam di Nusantara dulu dan sekarang, pondok pesantren sebagai ? kancah pengembangan pendidikan, dan santri dalam politik dan pembangunan di Indonesia.

Akademisi IAIN Raden Intan Lampung ini memaparkan, lomba ini terbagi menjadi dua kategori, yaitu pertama, kategori mahasiswa, santri, dan pelajar. Hadiah berupa uang Rp 1 juta rupiah, paket buku, dan sertifikat untuk juara pertama. Sementara untuk juara kedua dan ketiga akan mendapat uang senilai Rp 750 ribu dan Rp 500 ribu, berikut paket buku dan sertifikat.

IMNU Tegal

Ketegori kedua yaitu untuk umum, seperti akademisi, jurnalis, dan sebagainya. Adapun hadiah uang senilai Rp 1,5 juta untuk juara pertama, Rp 1 juta untuk juara kedua, dan Rp 500 ribu untuk juara ketiga. ?

IMNU Tegal

Sama seperti kategori pertama, untuk kategori umum ini juga akan mendapat paket buku dan sertifikat. "Naskah para pemenang masing-masing kategori, dan naskah 10 besar, akan kami terbitkan menjadi buku," kata Rudi.

Ketentuan lomba, yaitu ? tulisan harus orisinil dan belum pernah dipublikasikan, naskah minimal 1500 kata untuk mahasiswa/santri/pelajar dan minimal 3000 kata untuk umum. ? Peserta melampirkan riwayat hidup dan fotocopi KTP. Khusus mahasiswa/santri/pelajar/ melampirkan identitas diri berupa kartu tanda mahasiswa/kartu tanda pelajar/santri, surat keterangan dari pondok pesantren.

Dewan juri untuk lomba ini adalah KH Khairuddin Tahmid (Ketua MUI Lampung), Rudi Santoso (Dosen FH Universitas Lampung, dan Ila Fadilasari (jurnalis/ketua LTN). (Red: Abdullah Alawi)?

?

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal Meme Islam IMNU Tegal

PBNU Kirimkan Surat Edaran Terkait Pelaksanaan Ahlul Halli wal Aqdi

Jakarta, IMNU Tegal. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah mengirimkan surat edaran terkait pelaksanaan hasil Munas ke-3 tentang Ahlul Halli wal Aqdi. Surat tertanggal 8 Juli 2015 itu telah dikirimkan kepada PWNU dan PCNU seluruh Indonesia.

Surat ditandatangani oleh Pj. Rais Aam PBNU KH Musthofa Bisri, Katib Aam PBNU KH Malik Madani, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan Sekjen PBNU H Marsudi Syuhud.

Surat tersebut berisi empat butir kesepakatan Munas ke-3 di Jakarta yakni:

PBNU Kirimkan Surat Edaran Terkait Pelaksanaan Ahlul Halli wal Aqdi (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Kirimkan Surat Edaran Terkait Pelaksanaan Ahlul Halli wal Aqdi (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Kirimkan Surat Edaran Terkait Pelaksanaan Ahlul Halli wal Aqdi

Bahwa pemilihan Rais Aam pada Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama nanti akan dilaksanakan dengan sistem Ahlul halli wal Aqdi sebagai penerapan cara musyarawah mufakat sebagaimana dalam pasal 41 Anggaran Rumah Tangga Nahdlatul Ulama. Bahwa Ahlul Halli wal Aqdi tersebut terdiri atas 9 (sembilan) orang ulama dengan kriteria sebagaimana termaktub dalam pasal 2 ayat (4) Keputusan Musyawarah Nasional Alim Ulama NU tahun 2015. Bahwa PW dan PC harus menyerahkan 9 (sembilan) nama Ahlul Halli wal Aqdi yang diusulkan pada saat pendaftaran (registrasi) peserta muktamar, sebagai bagian dari administrasi pendaftaran, sebagaimana diatur dalam pasal 5 ayat (2) Keputusan Musyawarah Nasional Alim Ulama NU tahun 2015. Bahwa PW dan PC harus memusyarahkan sembilan (9) nama yang akan diusulkan itu. Dalam surat edaran tersebut disertakan empat (4) bundel lampiran yang berisi Keputusan Musyawarah Nasional Alim Ulama NU tanggal 14-15 Juni 2015, penjelasan kronologis tentang asal muasal ahlul halli wal aqdi, 39 ulama yang diusulkan sebagai anggota ahlul halli wal aqdi dan formulir usulan 9 nama ahlul halli wal aqdi. (Red: Anam)

Penjelasan kronologis ahlul halli wal aqdi dapat diklik di sini.

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal

IMNU Tegal Hikmah, Habib, Makam IMNU Tegal

Rabu, 28 Februari 2018

RSNU Jombang Akan Terapkan Home Visit

Jombang, IMNU Tegal. Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Kabupaten Jombang, Jawa Timur berencana akan menerapkan home visit (kunjungan rumah) ke beberapa tempat tinggal pasien yang sudah dirawat RSNU sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk menjalin shilaturahim kepada pasien dan keluarga, di samping mengecek ulang kondisi masing-masing pasien yang dikunjungi.

Penerapan home visit akan dimulai selambat-lambatnya pada pekan ini dengan membawa fasilitas lengkap untuk pemeriksaan kondisi pasien. Di antaranya ambulans khusus, dokter, dan alat-alat pemeriksaan seperti tensi darah, tes labporat, stetoskop, dan timbangan badan.

RSNU Jombang Akan Terapkan Home Visit (Sumber Gambar : Nu Online)
RSNU Jombang Akan Terapkan Home Visit (Sumber Gambar : Nu Online)

RSNU Jombang Akan Terapkan Home Visit

H Syaifullah Isbari, penanggung jawab kegiatan ini mengatakan, pasien yang akan dikunjungi kurang lebih dari 30 pasien, terhitung sejak dua bulan lalu. Ia menambahkan, jumlah kunjungan tersebut bisa bertambah sesuai dengan kesiapan pihak rumah sakit pada beberapa bulan kemudian, pasalnya kegiatan ini akan dirutinkan dan akan membantu penilaian masyarakat tentang keberadaan rumah sakit ini dalam melakukan aktivitas operasi.

IMNU Tegal

“Karena pertama kali kita melakukan ini, untuk kuota kunjungan kepada pasien bisa saja bertambah pada kunjungan selanjutnya, yang jelas kami akan menyesuaikan dengan persiapan-persiapan dari rumah sakit ini,” katanya kepada IMNU Tegal saat ditemui di kantornya di Jombang, Senin (4/1) siang.

Rencananya, pihak RSNU Jombang akan berkunjung setiap hari sekurang-kurangnya kepada lima pasien dimulai dari wilayah kecamatan terdekat. Syaifullah mengemukakan bahwa kunjungan pasien dari berbagai kecamatan tidak seimbang. Mayoritas jumlah kunjungan pasien terbanyak berasal dari daerah yang jauh dari RSNU Jombang.

IMNU Tegal

“Seperti halnya kecamatan Jogoroto dibandingkan Ngoro malah lebih banyak Ngoro. Di Ngoro mencapai 1360 pengunjung selama tahun 2015, sedangkan di Jogoroto hanya 692 pengunjung,” pungkasnya. (Syamsul Arifin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal Sunnah IMNU Tegal

Menag Apresiasi Kongres Ulama Perempuan Indonesia

Cirebon, IMNU Tegal - Menteri Agama H Lukman Hakim Saefuddin memuji atas terselenggaranya Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) di Pesantren Kebon Jambu Al-Islamy Babakan Ciwaringin, Cirebon. Menurutnya, kongres ini tidak hanya mengkaji substansi dan melahirkan rekomendasi, tapi tidak kalah pentingnya adalah prosesnya.

“Saya merasa kongres ini luar biasa,” kata H Lukman Hakim saat menyampaikan sambutan penutupan acara KUPI, Kamis (27/4).

Menag Apresiasi Kongres Ulama Perempuan Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
Menag Apresiasi Kongres Ulama Perempuan Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

Menag Apresiasi Kongres Ulama Perempuan Indonesia

Kongres ini sepenuhnya inisiatif dari masyarakat, dari kaum perempuan itu sendiri, kata H Lukman.

Ia juga mengapresiasi semua pihak yang membantu kesuksesan acara KUPI yang untuk pertama kalinya di dunia dan diselenggarakan di Cirebon ini.

IMNU Tegal

“Sebagai Menteri Agama saya ingin menghaturkan terima kasih tiada terhingga, apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak,” kata Lukman.

IMNU Tegal

Ia berharap rumusan-rumusan yang dilahirkan dari kongres ini akan meningkatkan kaum perempuan itu sendiri dan peradaban di Indonesia dan di dunia. (Husni Sahal/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal Ahlussunnah, Ulama IMNU Tegal

Mahasiswa UIM Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS di Kampus

Makassar, IMNU Tegal. Mahasiswa Univeristas Islam Makassar (UIM) memperingati hari AIDS Sedunia 1 Desember 2014 di kampus setempat, Makassar, Sulawesi Selatan. Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Anti Narkoba UIM (Gamatika UIM) ini membagikan selebaran tentang bahaya HIV/AIDS dan sepucuk bunga mawar.

Mahasiswa UIM Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS di Kampus (Sumber Gambar : Nu Online)
Mahasiswa UIM Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS di Kampus (Sumber Gambar : Nu Online)

Mahasiswa UIM Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS di Kampus

Mereka juga mengumpulkan tanda tangan dukungan terhadap gerkakan mahasiswa yang bertema "Save UIM dari Jeratan HIV/AIDS" dari Rektor UIM Andi Majdah M Zain, Wakil Rektor I Musdalifah Mahmud, Wakil Rektor II Saripuddin Muddin, Wakil Rektor III Abd Rahim Sanjata, Wakil Rektor IV Nur Taufiq Sanusi, dan seluruh civitas akademika Univeristas Islam Makassar.

Forum Gamatika UIM adalah wadah bagi mahasiswa UIM yang telah lulus mengikuti kegiatan Pembentukan Kader Anti Narkoba Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia beberapa waktu yang lalu.

IMNU Tegal

“Kami digembleng oleh BNN Sulsel bagaimana mengembangkan jejaring untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba khususnya di lingkungan kampus,” ungkap Sirajuddin, anggota Gamatika UIM.

IMNU Tegal

Gamatika juga merupakan perpanjangan tangan dari BNN Sulsel yang dibentuk setiap kampus, untuk mencegah peredaran narkoba, yang di antara dampak buruknya adalah penyebaran virus HIV/AIDS.

“Kami selaku pimpinan sangat mendukung gerakan mahasiswa yang kreatif ini untuk menyosialisasikan bahaya virus HIV/AIDS dalam rangka hari AIDS Sedunia,” ungkap Majdah, Rektor UIM.

Menurutnya, sebagai kampus miliki NU, UIM akan selalu memberikan ruang bagi mahasiswa untuk kreatif, inovatif, dan tentunya berjiwa sosial. “Tidak hanya itu pembentukan Forum Gamatika sebagai gerakan anti narkoba bagi mahasiswa UIM dari awal kami yang menginisiasi bersama BNN Sulsel, agar ke depannya mahasiswa bebas dari bahaya narkoba dan virus HIV AIDS,” tambahnya. (Andy Muhammad Idris/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal Ubudiyah IMNU Tegal

Sarung Miliki Potensi dalam Pemberdayaan Ekonomi Pesantren

Jakarta, IMNU Tegal. Direktur Jenderal Industri Tekstil, Kulit, dan Aneka, Kementerian Perindustrian RI Muhdori mengungkapkan tradisi bersarung yang dilakukan warga NU dan pondok pesantren, memiliki potensi dan peluang positif dilihat dari pemberdayaan ekonomi pesantren. ?

Sarung Miliki Potensi dalam Pemberdayaan Ekonomi Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
Sarung Miliki Potensi dalam Pemberdayaan Ekonomi Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

Sarung Miliki Potensi dalam Pemberdayaan Ekonomi Pesantren

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara pada Seminar Nasional “Sarung Nusantara” yang digelar Lembaga Takmir Masjid Nahdltaul Ulama (LTMNU) di Gedung PBNU Jakarta Pusat, Kamis (6/4).

“Industri tekstil, di dalamnya termasuk industri sarung, menempati urutan ketiga penghasil devisa negara. Nilai ekspor tahun 2016 sebesar US$ 11,78 miliar (8,22 persen ekspor nasional), dengan surplus USD 4,73 miliar; berkontribusi 1,18 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional pada tahun 2016. Industri tekstil juga merupakan satu dari sepuluh industri prioritas dan industri andalan Indonesia 2015-2035,” urai Muhdori.

Muhdori menyebut, pada tahun 2015, dari sisi penyerapan tenaga kerja, industri tersebut menyerap tenaga kerja langsung sejumlah 2,69 juta orang. Angka ini setara dengan 17,03 persen dari total tenaga kerja industri manufaktur yang bersifat padat karya.

IMNU Tegal

Oleh karena itu ia mendorong pesantren memanfaatkan peluang tersebut. “Contohnya bila di Cirebon saja ada 27 pesantren dengan rata-rata 200 santri per pesantren. Lalu koperasi pesantren membeli sarung dengan harga dasar 45 ribu dijual 50 ribu, itu akan ada keuntungan untuk pesantren. Jelas ini upaya pemberdayaan umat lewat sarung,” terangnya.

Belum lagi, kata Mudhori bila pesantren bisa memproduksi sarung sendiri, tentu optimalisasi pemberdayaan ekonomi dapat dilakukan.

IMNU Tegal

Ia juga mengatakan pengembangan tekstil tidak terbatas hanya sarung. “Ketika musim haji, kiai dan satri pondok pesantren minimal kalau tidak berangkat haji bisa bertindak sebagai pemandu manasik. Sekaligus ini bisa dipersiapkan dengan mengenalkan produk pendukung ibadah haji dan umrah,” lanjut Muhdori.

Bicara tentang bisnis, kata Muhdori, tidak akan ada habisnya ketika dikaitkan dengan pondok pesantren. “Karena itu pondok pesantren dan NU harus memanfaatkan betul peluang ini, selagi masih terbuka,” tandasnya. (Kendi Setiawan/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

IMNU Tegal Syariah, Amalan IMNU Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs IMNU Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik IMNU Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan IMNU Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock